Seo Services
Seo Services
Results for Eropa

Tradisi Kerudung Dalam Peradaban Kuno

Maret 18, 2018
Mayoritas masyarakat masa kini akan berpikir bahwa pemakaian kerudung berkaitan dengan simbol keagaamaan. Biasanya kain penutup kepala lebih diidentikkan dengan perempuan muslim dan biarawati dari Gereja Katolik. Tapi nyatanya, pemakaian kerudung telah ada sebelum eraMasehi. Kebudayaan bangsa Indo-Eropa kuno yang berada dalam wilayah Eropa Timur, Timur Tengah tengah dan Asia Barat, seperti bangsa Het, Yunani, Romawi dan Persia telah terlebih dahulu mengenal kerudung. Tentu saja model kerudung memiliki bentuk dan aturan yang berbeda – beda. Tidak hanya digunakan oleh perempuan tetapi juga laki – laki.

Tercatat bahwa penggunaan kerudung pertama dilakukan di Mesopotamia oleh bangsa Asyur sekitar 1380 SM – 612 SM. Masa itu kerudung adalah sepotong kain tenun berbentuk persegi dari kain linen, wol, atau kapas yang digunakan perempuan untuk menyembunyikan wajah mereka dari pandangan publik. Dalam aturan bangsa Asyur kuno, kerudung menandakan strata sosial bagi perempuan. Hukum Asyur mewajibkan setiap perempuan kelas atas, istri, anak perempuan, dan janda untuk memakai kerudung. Para budak dan pelacur dilarang untuk memakainya.
Kerudung masa itu berfungsi sebagai alat perlindungan dari seorang ayah atau suami terhadap anak perempuan atau istrinya. Wajah perempuan yang belum menikah atau yang sudah menikah tidak akan dapat memikat. SeorangIstri, anak perempuan, dan janda akan dihukum berat karena tidak menutupi wajah mereka di depan umum. Penerapan hukum tersebut juga berlaku bagi para pria. Apabila mereka mengetahui ada pelacur atau budak yang menggunakan kerudung tapi tidak melaporkannya kepada “pihak berwenang” maka ia akan akan mendapatkan hukuman dalam bentuk cambukkan, dimutilasi (seperti sebelah tangannya dipotong), atau dipenjara. Kerudung adalah salah satu pakaian pertama yang memiliki aturan hukum.
Sementara itu dalam Kerajaan Yunani Kuno pada kurun waktu 900 SM – 200  SM, perempuan diharuskan memakai pakaian yang tertutup. Kerudung saat itu hadir dalam berbagai bentuk untuk menutupi kepala. Salah satu kerudung yang paling umum dipakai saat itu bernama “Kredemnon”. Berasal dari kata “Kare” yang berarti kepala, dan “Deo” yang bermakna mengikat. Jadi secara harfiah Kredemnin berarti “kepala mengikat atau pengikat kepala”. Kata tersebut juga digunakan untuk menunjukkan benteng kota. Dengan demikian kata Kredemnin juga bermakna perlindungan untuk perempuan terutama dari bahaya seksualitas.

Namun banyak ilmuwan yang berpendapat bahwa alasan perempuan Yunani menggunakan penutup kepla bukan karena mereka berada di bawah tekanan atau alasan kewajiban serta berkaitan dengan moral. Penggambaran yang ditemukan dari beberapa tembikar kuno menyimpulkan bahwa penggunaan kerudung di kalangan perempuan Yunani bertujuan untuk menjaga rambut mereka agar tetap pada tempatnya atau sebagai hiasan di kepala. Penutup kepala di dalam kebudayaan Yunani Kuno disebut dengan “Himation”. Kerudung atau penutup kepala ini diikatkan hingga melilit leher tanpa menutupi wajah.

Pada masa modern ini penggunaan penutup kepala atau kerudung masih dipertahankan di beberapa budaya. Di India, dapat dilihat bahwa perempuan Hindhu juga menggunakan kerudung. Atau dalam agama  Sinto yang dalam beberapa tradisi keagamaanya, perempuan akan menggunakan kerudung. Dalam agama Katolik juga digambarkan jika Bunda Maria selalu menggunakan penutup kepala. Setiap agama dan tradisi akan memiliki aturan serta nama yang berbeda berkaitan dengan kerudung. Jika dalam agama Islam, kerudung disebut dengan Jilbab dan diwajibkan untuk setiap muslimah. Sementara itu dalam agama Katolik kerudung akan disebut dengan Tudung atau Matilla dan biasanya hanya digunakan oleh para Biarawati. 
Tradisi Kerudung Dalam Peradaban Kuno Tradisi Kerudung Dalam Peradaban Kuno Reviewed by pkn4all on Maret 18, 2018 Rating: 5

Kebenaran Fakta Sejarah Privateer, Buccaneer, Corsair & Bajak Laut Karibia

Desember 02, 2017
Begitu banyak mitos tentang Bajak Laut yang selalu diulang oleh film, novel, game dan media lainnya. tetapi apakah image mereka tentang perampok jahat yang jarang mandi, sangat ditakuti, begitu mudah membunuh dan suka menyembunyikan harta karun adalah benar? apakah pengaruh mereka juga demikian besar sehingga sampai memiliki kota atau pulau bajak laut yang mereka operasikan secara mandiri? ternyata sejarah berbicara lain.
movie about pirates in the carribean late 17 century
Pirates of the Carribean, salah satu film populer mengenai Bajak laut dengan segala legenda yang menyertainya

1. Siapakah sosok bajak laut yang sesungguhnya?

Bajak laut di Karibia beroperasi di abad ke 17 dan 18. pada awalnya tidak semua sebutan berarti pembajak, Buccaneer adalah warga pemburu yang menjual daging asap termasuk juga kepada Bajak laut. pada akhirnya dianggap sama karena siapapun dengan mudah bercampur dalam kegiatan Bajak laut. awak pembajak sendiri umumnya adalah masyarakat yang karena alasan tertentu memilih untuk melaut agar terhindar dari hukuman, penganiayaan, perbudakan atau paksaan.

Tidak semua Bajak laut adalah penjahat atau kriminal, sebagian adalah kaum terbuang entah karena perbedaan agama, pandangan politik, kondisi sosial, tekanan tradisi atau ekonomi di tempat tinggalnya. banyak yang merupakan korban penipuan, menghabiskan tabungan mereka untuk pindah dari eropa ke koloni Karibia tetapi nyatanya kota tujuan tidak memiliki infrastruktur yang cukup dan memiliki tanah dan iklim yang berbeda sehingga tidak bisa bertani dengan layak.

Beberapa menjadi pembajak karena bermasalah dengan pemerintahan kota yang semena-mena tentang aturan atau pajak hingga jatuh bangkrut. lainnya karena rivalitas pengaruh di koloni sehingga terpaksa angkat kaki daripada menjadi korban. ada juga para wanita yang dipaksa menikah ataupun hidup dalam belengu tradisi, pelayanan paksa atau perbudakan. semuanya ikut Bajak laut demi bertahan hidup karena kehidupan di koloni Karibia begitu keras dan sulit.

Kebanyakan membajak bukan untuk menjadi kaya, tetapi untuk mendapatkan cukup uang agar ia dan keluarganya bisa pulang ke eropa atau memulai hidup di koloni yang lebih bersahabat entah di amerika utara atau amerika selatan. namun yang biasanya mereka dapatkan dalam pembajakan bukanlah mata uang atau emas melainkan hanya bahan makanan, bahan kulit, atau alat pertukangan hingga tekstil untuk pakaian. karena koloni di Karibia termasuk miskin.

Miskinnya daerah mereka membuat mengumpulkan uang begitu sulit. para pembajak lebih banyak menghabiskan waktu untuk menjual bahan kulit atau tekstil serta peralatan pertukangan atau bibit tanaman yang mereka dapatkan daripada membajak.
pirate flag, st augustine pirate museum
Entah karena pelit atau miskin, bendera Bajak laut Karibia kalah bagus dibandingkan dengan wilayah lain

Untung besar baru didapat ketika mereka mendapatkan muatan tepung, anggur dan juga kapal yang berkondisi bagus. gaji dan biaya pembelian bahan makanan, mesiu, bongkar muat, serta perbaikan kapal sangat tergantung dengan penjualan kapal yang mereka sita. sehingga berlainan dengan mitos para Bajak laut tidak merusak kapal lawan mereka. karena kapal rusak harganya murah maka sebisa mungkin tidak ditembak, dirusak atau dibakar.

Tetapi miskinnya mereka tidak menjadi penghalang untuk mandi dan ganti baju rutin seperti rekan-rekan pelaut lainnya. hanya saja di era tersebut memang semua pelaut jarang mandi karena sulit mendapatkan akses air tawar yang hanya digunakan untuk minum. sedangkan mandi air laut tidak enak karena membuat kulit kering dan menjadi lengket ketika kering. semua pelaut di abad tersebut hanya mandi dan mencuci ketika turun hujan yang bukan badai.


2. Lalu bagaimana dengan kisah harta karun yang penuh dengan emas dan permata?

Hal ini terjadi karena beberapa hal yang berbeda yang coba dihubung-hubungkan, pertama adalah kekayaan dari koloni Spanyol di amerika selatan yang memiliki banyak emas dan perak. begitu banyak sehingga spanyol sepanjang tahun terus mendapatkan kiriman kapal yang penuh dengan emas. tetapi koloni spanyol tersebut dijaga dengan ketat oleh armada lautnya yang kuat. mereka bersenjata dan selalu dikawal. karena itu sulit bagi Bajak laut untuk menyerang mereka.

Armada kapal Spanyol yang dinamakan armada harta karun biasanya berlayar langsung ke eropa dari amerika selatan agar cepat dan aman. mereka tidak singgah di Karibia karena mmang tidak diperlukan. apabila melewati sekalipun maka bajak laut akan menyingkir karena tidak mau cari mati dengan armada angkatan laut spanyol. jadi antara bajak laut dan kekayaan emas di amerika selatan sebenarnya tidak nyambung.
Black Beard pirate flag reproduction
Reproduksi bendera Bajak Laut Black Beard, menegaskan bahwa ada banyak variasi disain bendera

Hanya disambung-sambungkan oleh beberapa penulis novel atau naskah film sebagai latar belakang dan penambah keseruan narasi. armada harta karun Spanyol sendiri tidak selalu berisi emas, perak atau permata, terkadang juga diisi dengan rempah-rempah, sutra hingga tembakau, dan zat pewarna seperti chocinaeal dari dan ke berbagai dunia lainnya.


3. Lalu apakah semua kisah tentang bajak laut yang ditakuti adalah tidak benar?

Betul. tetapi ada aspek lainnya. memperkenalkan Privateer yang seringkali dianggap sama atau tercampur aduk dengan Bajak laut oleh berbagai media dan pemerhati sejarah.

Privateer berbeda dengan Bajak laut tulen. privateer menggunakan kapal beserta kapten, perwira hingga awak angkatan laut suatu kerajaan. mereka memang ditugaskan untuk merampok armada perkapalan kerajaan lawan. jadi serangan dan perampokan yang dilakukan mendapatkan restu dari baginda raja atau ratu. kegiatan mereka sah secara hukum kerajaan karenanya mendapatkan izin berlayar dan berlabuh di seantero wilayah kerajaan.

Sebagai bukti dari legalitas mereka adalah kepemilikan Letter of marque atau surat izin menyerang dan merampas yang diterbitkan oleh kerajaan dengan segel atau stempel kantor laksamana laut. dengan kepemilikan surat ini maka semua kapal rampasan dan isinya bisa disita lalu dijual atas nama kerajaan. privateer pemilik surat akan kebagian jatah sesuai dengan aturan dan perjanjian sebagai ganti operasional serta hadiah atas jerih payahnya.
example of letter of marque
Letter of marque masih terus digunakan hingga era perang Amerika - Inggris di abad selanjutnya

Privateer dioperasikan oleh hampir semua negara, Inggris dengan privateer mereka sedangkan Prancis memiliki nama sendiri yakni Corsair. sedangkan milik bangsa lain seperti Ottoman yang beroperasi di mediterania dikenal sebagai Turkish Corsair, atau Corsair-nya orang Turki.

Walau memiliki kapal dan anggota dari angkatan laut tetapi Privateer terlepas dari royal navy karena sifatnya yang melegalkan pembajakan. demikian juga sarat hitungan untung rugi sehingga sifat dari privateer adalah joint venture antara kerajaan dengan pelaku, atau lebih mirip swasta atau BUMN era medieval. karena modal bersama tetapi ongkos yang ditanggung sendiri, maka seringkali privateer berlaku brutal di dalam usahanya agar memastikan keuntungan.

Berbeda dengan bajak laut yang hanya merampok di laut, kegiatan privateer tidak terbatas di laut karena mereka juga memiliki pasukan. bahkan mereka lebih sering menyerang kota atau koloni kaya milik kerajaan lawan daripada membajak kapal yang muatannya tidak seberapa. bisa dibayangkan berapa kapal dan ratusan bahkan ribuan prajurit yang perlu terlibat untuk menyerang dan menguasai sebuah kota atau koloni yang dipertahankan oleh kerajaan pemiliknya.

Salah satu privateer yang terkenal adalah Sir Francis Drake dari Inggris. di mata Inggris ia adalah pahlawan dalam perang di koloni amerika selatan, dan petualang yang sudah menyelesaikan perjalanan mengelilingi bumi dari eropa, amerika selatan, amerika utara, lalu nusantara, afrika selatan dan kembali ke eropa. hal ini membuatnya mendapatkan gelar bangsawan Sir dari kerajaan. namun di mata Spanyol, Francis Drake adalah pembajak laut.
raid on st augustine by francis drake
Sir Francis Drake memimpin Privateer dalam sebuah serangan darat ke St. Augustine di Florida, Amerika

Dualisme antara pahlawan dan pembajak dari sudut pandang yang berbeda seringkali membuat privateer secara keliru dianggap sama oleh banyak pihak. walaupun memang kegiatannya sama-sama membajak tetapi ada perbedaan yang khas. paling terlihat antara pelaku yang memiliki backing kerajaan dengan pasukan dan armada kapal yang banyak, dengan Bajak laut tulen yang biasanya hanya satu kapal dengan crew yang seadanya saja.


4. Lalu mengapa tidak semua Bajak laut menjadi privateer?

Karena tidak ada lowongan sebab anggota privateer diharuskan sudah menguasai teknik bertempur dan sudah berpengalaman sebagai pelaut. dengan iming-iming pembagian hadiah yang besar maka lowongan privateer selalu jadi rebutan oleh anggota angkatan laut kerajaan.

Dibandingkan dengan privateer, Bajak laut tidak semuanya menguasai teknik pertempuran ataupun berpengalaman lama sebagai pelaut. biasanya hanya tau daerah sekitaran perairan Karibia saja. jauh dari kemampuan dan pengalaman privateer yang bahkan mampu beroperasi lintas samudra. dibandingkan dengan Privateer ataupun Corsair, Bajak laut Karibia itu termasuk unyu-unyu, preman kelas kampung yang hanya buat onar kecil.

Karena itu Bajak laut walaupun terus menjadi masalah di Karibia tetapi tidak ditanggapi serius oleh kerajaan pemilik koloni. karena sebenarnya efeknya kecil dan jumlah serangannya tidak banyak atau dianggap wajar. demikian juga serangan jarang terjadi terhadap kapal kerajaan yang tentunya bersenjata ataupun dikawal. hanya kepada kapal-kapal koloni yang berdagang antar pulau.

black beard illustration based on legends
Penampilan Edward Teach atau Black Beard menurut legenda dan cerita rakyat

Hanya ada beberapa Bajak laut ternama yang betul-betul menjadi duri dalam daging dan menjadi masalah bagi pemerintah kolonial. salah satunya adalah Black Beard yang terkenal, walau sebenarnya ia menjadi terkenal ketika berlayar di India. hanya ketika muda ia berlayar di sekitaran amerika selatan dan Karibia. walau digambarkan brutal dan gila tetapi nyatanya ia merupakan komandan yang dipilih oleh awak kapalnya, jadi disegani tetapi bukan ditakuti.

Kisah Black Beard dimulai ketika awak Bajak laut tidak tahan melihat kapal inggris yang penuh dengan harta. sebelumnya mereka hanya menyerang kapal Spanyol di bawah pimpinan kapten tua, seorang mantan Privateer. sekarang dengan menyerang kapal kerajaan sendiri maka awak kapal betulan menjadi Bajak laut. sang kapten dan sebagian awak memilih pensiun dan menerima pengampunan dari kerajaan. sementara Black Beard dan awaknya terus berkelana.

Karena tantangan hidup yang berat dan selalu dikejar berbagai negara, maka ia mengadopsi taktik yang berbeda. ia pura-pura berlaku tidak waras agar korbannya takut dan memilih menyerah daripada bertempur. ia dikabarkan menggunakan 2 buah pedang, 2 buah pistol, dan 2 buah pipa rokok sekaligus dan selalu memilin milin janggutnya yang diberi pita dan dibakar menyala ketika sedang merampok. namun sejarah mencatat ia sekalipun tidak membunuh korban yang dirampok.


5. Bagaimana dengan kisah markas atau kota Bajak laut, apakah benar?

Ini keliru. Bajak laut tinggal di kota pelabuhan dimana mereka masih diterima oleh walikotanya. di Karibia sendiri ada beberapa koloni dari berbagai bangsa dan kerajaan yang memiliki posisi tersendiri terhadap Bajak laut. apabila sang pembajak adalah bangsa Inggris maka ia akan diterima di kota pelabuhan Inggris. sebaliknya pembajak dari prancis akan diterima di kota pelabuhan Prancis.

Tentu ada pakem yang berlaku, yakni Pembajak tersebut tidak boleh membajak kapal dari kerajaan atau kota dimana mereka tinggal. Bajak laut sendiri kadang dianggap sebagai gentlemen oleh warga kota atau walikota, minimal sebagai partner dagang atau businessmen. karena mereka membawa komoditas untuk dijual (dari hasil merampok) dan membutuhkan penginapan, hiburan dan juga bahan makanan, air tawar serta jasa reparasi kapal.
Port Royale illustration
Ilustrasi suasana Port Royale, jauh dari kesan kota Bajak laut

Seringkali kota yang menerima mereka seperti Port Royale dan Tortuga dianggap sebagai kota pembajak, padahal bukan. kedua kota aslinya dibuat oleh Spanyol sebelum mereka beralih ke Amerika Selatan. besarnya arus imigran dari Inggris, Prancis, Belanda membuat kota tersebut beralih dari tangan Spanyol. setelah itu kota tersebut menjadi kota netral yang juga menerima para Bajak laut ataupun Privateer berbagai negara terhadap Spanyol.


6. Bagaimana dengan kebiasaan Bajak laut mengubur harta mereka, untuk apa?

Ya, memang sebenarnya tidak ada gunanya. kebiasaan ini hampir bisa dibilang hoax. hanya ada 1 kejadian saja dalam sejarah dimana ada Bajak laut yang tercatat menguburkan hartanya. dan hal ini malah jadi petaka baginya karena diketahui, bukan dari peta harta tetapi oleh anak buah yang membocorkan kepada rival mereka. akibatnya sang Bajak laut dilaporkan ke otoritas kota dan ditangkap karena dituduh merampok kapal yang berasal dari kerajaannya sendiri.

Satu-satunya tujuan menyembunyikan harta adalah untuk menghilangkan bukti bahwa mereka pernah menyerang kapal dari kerajaan yang salah. apabila tidak terjadi maka semua harta tersebut bisa dibawa ke kota mereka tinggal dan disimpan di bank apabila ada atau dibelikan rumah, tanah, kuda dan berbagai aset lainnya. tidak ada halangan sehingga Bajak laut perlu untuk menyembunyikan harta mereka. apalagi biasanya mereka senantiasa miskin (ingat point No.1), tidak kaya harta.


7. Bagaimana dengan kaki palsu dari kayu, tutup mata sebelah, hingga kait di tangan?

Untuk kaki palsu atau pegleg sebenarnya tidak khas bajak laut. di masa itu karena pertempuran yang sudah beralih pada bubuk meisu, bola meriam dan peluru musket, maka seringkali prajurit s/d petinggi terluka tembak. karena kerusakannya biasanya parah dan pengetahuan medis yang belum modern maka anggota badan yang kena tembak biasanya harus diamputasi daripada membusuk yang bisa berakibat kematian.

Untuk kaki maka dikenakan pegleg atau kaki dari kayu sebagai bantuan untuk berdiri. apabila pada lengan bawah atau tangan maka dikenakan semacam hook atau kait sebagai alat bantu. tetapi hal ini tidak terbatas pada bajak laut ataupun militer melainkan terjadi juga berbagai profesi dan lapisan sosial. dari pendaki ternama yang terjatuh, pemburu aristokrat yang diserang hewan buas, hingga prajurit atau pelaut rendahan yang terluka dalam perang.
pegleg used by non pirates
Karikatur yang sedikit banyak menjelaskan tentang umumnya digunakan prostetik kayu

Sedangkan untuk penutup mata sebelah, ini betulan khas bajak laut. dan ini sebenarnya menarik karena bukan sekedar penutup mata yang cacad atau terluka tetapi berfungsi untuk membantu penglihatan. para penggunanya tidak selalu buta sebelah mata melainkan umumnya memiliki sepasang mata yang sehat. satu mata sengaja ditutup agar selalu dalam kondisi gelap sehingga bisa melihat dengan jelas ketika masuk ke tempat yang gelap.

Karena permukaan laut begitu terang sedangkan geladak di dalam kapal begitu gelap, para Bajak laut merasa perlu untuk memiliki mata yang mampu melihat dengan cepat di dalam kegelapan. solusinya adalah penutup mata di atas. apabila mereka masuk ke dalam ruangan yang gelap maka mereka akan membuka tutup mata tersebut dan seketika mendapatkan pandangan dalam kegelapan.

Hal ini sangat berguna dalam penyerangan, karena Bajak laut yang datang dari luar kapal yang begitu terang benderang akan butuh waktu lama untuk menyesuaikan penglihatan dalam kegelapan di dalam lambung kapal. hal ini tentu bisa berakibat fatal bagi mereka dalam suasana pertempuran sehingga tutup mata sebelah menjadi trick yang sangat berguna.


8. Selain dari hal di atas apakah ada keuntungan lain dengan menjadi Bajak laut?

Selain dari motivasi ekonomi, hal yang paling umum dikejar adalah kebebasan. di kapal pembajak aturan dibuat oleh sang Kapten bukan hukum kerajaan atau agama yang terkadang kolot, kuno dan tidak lagi sesuai dengan perubahan jaman. karena itu banyak yang menjadi Bajak laut karena memiliki konflik dengan agama, kepercayaan, suku, ras, hingga nilai tradisi.

Hal ini paling terlihat dengan diterimanya homoseksual sebagai awak pembajak. bukan hanya dibiarkan tetapi juga dilindungi sehingga semakin berkembang. hal ini terjadi karena kapten Bajak laut bersedia mempekerjakan hingga menikahkan mereka secara resmi. dinamakan Matelotage, sebuah kata Prancis yang berarti "keahlian melaut". karena banyaknya pelaut Prancis yang menikah sesama jenis maka matelotage menjadi sinonim dari pernikahan sejenis.
homosexuality pirate marriage
Rekonstruksi suasana pernikahan matelotage antar Bajak laut

Dalam pernikahan matelotage kedua sejoli sesama jenis akan menukar cincin layaknya pernikahan sungguhan secara formal di depan kapten dan awak kapal secara meriah dengan alat musik apabila ada. mereka lalu diikat secara resmi untuk membagi kamar, harta, bahkan asuransi dan warisan. apabila satu pasangan meninggal maka harta benda beserta warisan kematiannya akan diberikan kepada pasangan yang masih hidup.

Hal ini membuat para homoseksual yang menjadi sasaran karena nilai agama dan pemerintahan berubah profesi menjadi Bajak laut. mereka mencari perlindungan walaupun harus bekerja sebagai pembajak. namun tidak semua Bajak laut menyukai sesama jenis dan tidak semua yang ikut dalam matelotage terlibat dalam hubungan seksual. beberapa tokoh bajak laut yang tercatat dalam sejarah diketahui hanya menggunakan matelotage sebagai pengikatan tali persaudaraan.

Pernikahan ini sendiri cukup populer diantara para pemuda sehingga pemerintah kolonial sampai merasa perlu untuk meminta kerajaan induk di eropa untuk mengirim wanita penghibur agar tidak menjadi masalah. sayangnya datangnya ratusan wanita tersebut sekalipun tidak menjadi penghalang bagi matelotage. para homoseksual nyatanya turut membagi wanita penghibur tersebut diantara mereka, bahkan menikah bersama dengan satu wanita.


9. Ada hal lain yang menarik tentang Bajak laut?

Ya, ada. Bajak laut walaupun terkesan garang dan jahat, tetapi nyatanya sangat takut dengan kematian. persisnya mereka takut tidak dikuburkan dengan layak. karena itu mereka mengenakan anting, semakin bagus dan mewah antingnya maka semakin baik. ada semacam kode di antara pembajak bahwa apabila mereka melihat pembajak yang mati maka mereka sebisa mungkin akan membawa jazadnya ke darat dan menguburkannya dengan layak.
why pirates fear myth and death
Bajak laut umumnya sangat percaya dengan takhyul karena pendidikan yang rendah dan rasa berdosa yang tinggi

Sebagai ongkos penguburan yang layak, yang bisa meliputi peti mati, batu nisan dan upacara doa, maka anting sang korban akan diambil dan dijual. jadi anting tersebut berfungsi sebagai biaya pemakaman pemiliknya. karena itu pada anting mereka juga diukir atau dicetak nama tempat dimana mereka mau dikuburkan. pantang bagi mereka untuk mati di laut yang menurut mitos bisa membuat jiwa tersesat selamanya di samudra luas.

Kebiasaan mengenakan anting di kalangan pria ini terus terbawa ke era modern, padahal dahulu memiliki makna yang sangat berbeda. bukan sebuah tanda homoseksual, bukan pula tanda seni, rebel (pemberontak) atau machoisme, tetapi sebuah fungsi yakni sebagai ganti biaya agar bisa mendapatkan penguburan yang layak.

Apakah kebiasaan anting agar dikuburkan di darat berlaku bagi semua pelaut? nyatanya tidak. Sir Francis Drake sang privateer dimakamkan di laut. bagi pelaut profesional pemakaman laut adalah suatu kewajaran, asalkan dilakukan dengan upacara yang cukup. karena itu pelaut normal tidak atau jarang mengenakan anting. sebab mereka tidak terlalu percaya dengan mitos Davey Jones' locker, berbeda dengan Bajak laut yang memang begitu percaya dengan takhyul.


Referensi :
https://www.biography.com/people/francis-drake-9278809
http://www.bbc.co.uk/history/historic_figures/drake_francis.shtml
http://www.cracked.com/article_20448_5-ways-pirates-were-way-more-modern-than-you-realize.html
http://www.history.com/news/10-things-you-may-not-know-about-francis-drake 
http://thepirateempire.blogspot.co.id/2013/07/gay-marriage-among-pirates.html
https://www.tripadvisor.com/LocationPhotoDirectLink-g34599-d1965733-i211903905-St_Augustine_Pirate_Treasure_Museum-St_Augustine_Florida.html
https://en.wikipedia.org/wiki/Buccaneer
https://en.wikipedia.org/wiki/Blackbeard
https://en.wikipedia.org/wiki/Davy_Jones%27_Locker
https://en.wikipedia.org/wiki/Francis_Drake
https://en.wikipedia.org/wiki/French_corsairs
https://en.wikipedia.org/wiki/Golden_Age_of_Piracy
https://en.wikipedia.org/wiki/John_Swann_(pirate)
https://en.wikipedia.org/wiki/Letter_of_marque
https://en.wikipedia.org/wiki/Pegleg
https://en.wikipedia.org/wiki/Piracy_in_the_Caribbean
https://en.wikipedia.org/wiki/Privateer
https://en.wikipedia.org/wiki/Port_Royal
https://en.wikipedia.org/wiki/Raid_on_St._Augustine
https://en.wikipedia.org/wiki/Spanish_treasure_fleet
https://en.wikipedia.org/wiki/Tortuga_(Haiti)


Kebenaran Fakta Sejarah Privateer, Buccaneer, Corsair & Bajak Laut Karibia Kebenaran Fakta Sejarah Privateer, Buccaneer, Corsair & Bajak Laut Karibia Reviewed by pkn4all on Desember 02, 2017 Rating: 5

Legenda Kuno Si Cantik Putri Duyung

Januari 05, 2017

Adanya fakta bahwa hampir tiga perempat dari bumi ditutup oleh air, maka tidak mengherankan jika banyak legenda kuno yang menyatakan jika di lautan berdiam begitu banyak makhluk misterius. Hal inilah yang juga menjadi latar belakang kemunculan Dongeng Putri Duyung, makhluk setengah manusia, setengah ikan. Bahkan pada masa modern, dongeng putri duyung telah menjadi cerita indah dan favorit bagi anak – anak perempuan. Lalu, bagaimanakah awal dari dongeng ini bisa menjadi trendinghingga ke seluruh dunia.
C.J.S. Thompson, mantan kurator di Royal College of Surgeons of England menulis dalam bukunya yang berjudul The Mystery and Lore Monsters (2010), mengatakan bahwa dongeng tentang setengah manusia dan setengah manusia telah ada sejak ribuan tahun yang lalu bahkan telah ada sejak era Babelonia, ketika para Dewa Oannes masih dipuja. Hal ini dapat dilihat dari peninggalan peradaban tersebut yang masih menyisakan patung dewa-dewa dalam wujud ikan dan anjing laut yang diperkirakan berusia lebih dari 2.000 tahun. Para dewa tersebut digambarkan seperti manusia, memiliki janggut, menggunakan mahkota tetapi dari pinggang ke bawah tubuhnya menyerupai ikan dengan dilengkapi sisik dan ekor.
Sementara itu, adapula mitologi Yunani mengisahkan tentang dewa Triton, utusan duyung dari laut, dan beberapa agama modern seperti Hindu dan Candomble (keyakinan Afro-Brazilian) juga memiliki kisah mengenai putri duyung. Dalam cerita rakyat, putri duyung sering dikaitkan dengan nasib buruk dan nasib sial. Sirene, sebutan putri duyung dalam mitologi Yunani, senang memikat pelaut dengan cara nyanyian merdunya. Nyanyiannya akan dapat mengarahkan kapal ke area batuan berkarang. Jika kapal menabrak batuan tersebut maka akan tenggelam. Homer, seorang filsuf Yunani, dalam karyanya “Odyssey” yang ditulisnya pada sekitar 800 SM, menceritakan kisah-kisah keberanian Ulysses, yang telinga disiksa oleh suara manis Sirene. Dalam cerita dari daerah lain, misalnya dari Skotlandia dan Wales, putri duyung dikisahkan berteman dan bahkan menikah dengan manusia.
Ada banyak legenda tentang putri duyung dan bahkan berlusin klaim sejarah yang dianggap nyata mengenai penampakan putri duyung. Ratusan tahun yang lalu, para pelaut dan penduduk di kota-kota pesisir di seluruh dunia telah menceritakan pertemuannya dengan “gadis laut” tersebut. Sebuah cerita, berasal dari tahun 1600-an, yang mengklaim bahwa putri duyung telah memasuki Belanda melalui tanggul, dan terluka ketika masuk. Dia dibawa ke sebuah danau terdekat dan dirawat hingga sehat. Dia akhirnya menjadi warga negara yang produktif, belajar bahasa Belanda, melakukan pekerjaan rumah tangga dan masuk Katolik.

Cerita lain, dari tahun 1830 di Skotlandia, menyatakan bahwa anak laki-laki membunuh putri duyung dengan melemparkan batu kearahnya; makhluk itu tampak seperti anak yang berumur sekitar 3 atau 4, tetapi memiliki ekor salmon bukannya kaki. Para penduduk desa mengatakan telah memakamkanya di dalam peti mati, meskipun tidak ada bukti mengenai sejarah tersebut.
Hingga sekarang, dimana teknologi telah berkembang dan bahkan manusia telah mampu membuat kapal selam cangih yang telah mampu menjelajahi samudra, tetapi masih belum dapat menemukan secara nyata keberadaan para putri duyung ini. Sehingga semua kisah ini masih dianggap sebagai cerita pengantar tidur bagi anak-anak.

Legenda Kuno Si Cantik Putri Duyung Legenda Kuno Si Cantik Putri Duyung Reviewed by pkn4all on Januari 05, 2017 Rating: 5

Kopi, Minuman Setan Yang Menjadi Kesukaan Manusia

September 13, 2016

Tumpukkan pekerjaan yang masih belum sering kali membuat orang memutuskan untuk bergadang untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai deadline. Bergadang tidaklah mudah. Mengantuk menjadi rintangan utama. Trik yang sering dilakukan untuk dapat menyiasati ngantuk adalah dengan minum kopi. Mayoritas masyarakat menganggap kopi sebagai minuman penahan kantuk, meskipun sebenarnya kopi juga dapat diminum kapan saja dan dimana saja.

Kopi yang sekarang dapat dinikmati masyarakat termasuk ke dalam minuman kuno. Hal ini karena kopi telah ada sejak berabad yang lalu, meskipun belum dapat diketahui secara pasti angka tahunnya. Menurut cerita yang beredar, biji kopi pertama kali ditemukan di hutan dataran tinggi Ethiopia oleh pengembala kambing yang bernama Kaldi. Ia mengamati bahwa setelah makan buah dari pohon tertentu (kopi), kambingnya menjadi begitu energik dan mereka tidak ingin tidur di malam hari. Kemudian ia melaporkan temuaanya itu kepada kepala biara setempat yang mencoba untuk membuat minuman dari buah tersebut. Para biarawan menemukan fakta bahwa setelah mereka meminum minuman tersebut mereka dapat terjaga untuk berdoa berjam – jam pada malam hari. Semenjak ini berita penemuan tanaman yang disebut kopi ini mulai santer terdengar ke seluru pelosok.
Perkembangan budidaya dan perdagangan kopi secara modern dimulai di Semenanjung Arab. Pada abad ke-15 M, kopi ditanam di kawasan Yaman Saudi dan pada abad ke-16 mulai dikenal di Persia, Mesir, Suriah, dan Turki. Kopi tidak hanya dinikmati di rumah, tetapi juga di banyak rumah kopi publik (kedai kopi)  yang disebut qahveh khaneh, yang mulai muncul di kota-kota di seluruh Timur Dekat. Popularitas rumah kopi sanagat terkenal, orang-orang yang sering berkunjung tidak hanya sekadar minum kopi, tetapi juga terlibat dalam percakapan, mendengarkan musik, menonton pemain, bermain catur dan kegiatan sosial lainnya. Rumah kopi dengan cepat menjadi seperti pusat penting bagi pertukaran informasi. Oleh karena ribuan peziarah dari seluruh dunia mengunjungi kota suci Mekkah setiap tahun keberadaan rumah kopi ini menyebar.
Wisatawan Eropa yang berkunjung ke Timur Dekat membawa cerita kopi ketika pulang. Tidak mudah agar kopi diterima masyarakat Eropa. Ada kecurigaan dan ketakutan bahwa kopi adalah minuman setan karena warnanya yang hitam dan rasanya yang pahit. Para ulama setempat mengutuknya, ketika kopi mulai masuk ke Venesia pada tahun 1615. Kontroversi begitu besar sehingga Paus Clement VIII diminta untuk campur tangan. Dia memutuskan untuk mencicipi minuman tersebut sebelum membuat keputusan, dan menemukan bahwa kopi sangat nikmat.

Terlepas dari kontroversi tersebut, rumah - rumah kopi dengan cepat menjadi pusat aktivitas sosial dan komunikasi di kota - kota besar Inggris, Austria, Perancis, Jerman dan Belanda. Di Inggris "penny university" bermunculan, disebut demikian karena dengan uang sepeser pun orang bisa membeli secangkir kopi dan terlibat percakapan yang seru.
Seiring berjalannya waktu dan ditemukaannya berbagai “dunia baru” maka kopi benar – benar tersebar ke seluruh penjuru dunia. Bahkan kopi telah menjadi minuman primer untuk menggantikan sarapan. Orang lebih menyukai kopi daripada bir dan anggur, karena kopi dianggap lebih sehat dan dapat memberikan energi. Kini, rumah atau kedai kopi dapat ditemukan di setiao sudut jalan dan di pasar di setiap kota besar di seluruh dunia. Kopi juga dapat dinikmati oleh setiap orang tanpa memandang ras, agama, budaya, perawakan, gender dan status sosial ekonomi.

Berbagai produsen dan merek kopi bermunculan. Mulai yang murah hingga mahal. Beberapa negara di dunia menjadikan produk kopi sebagai salah satu andalan perekonomiannya. Termasuk Indonesia yang tekenal akan kopi luwak nya. 
Kopi, Minuman Setan Yang Menjadi Kesukaan Manusia Kopi, Minuman Setan Yang Menjadi Kesukaan Manusia Reviewed by pkn4all on September 13, 2016 Rating: 5

Mycenaean, Cikal Yunani Kuno

Agustus 03, 2016

Peradaban Mycenaean berlangsung pada akhir zaman Perunggu lebih tepatnya pada abad ke-15 SM sampai 13 SM. Pengaruh peradaban ini  tidak hanya di seluruh Peloponnese di Yunani tetapi juga di seluruh Aegea, khususnya, di Pulau Kreta dan Pulau Cycladic. Mycenaean dipengaruhi oleh peradaban sebelumnya yaitu Minoan (2000-1450 SM) yang berasal dari Knossos, Kreta, kemudian meluas hingga Aegean. Arsitektur, seni dan praktik keagamaan berasimilasi dan disesuaikan untuk lebih mengekspresikan budaya Mycenaean.
Pusat utama kebudayaan Mycenaean adalah berada di Mycenae, Tiryns, Pylos, Thebes, Midea, Gla, Orkhomenos, Argos, Sparta, Nichoria dan mungkin Athena. Di luar hubungan perdagangan, juga terjalin hubungan politik diantara kota –kota tersebut. Antara kota – kota tersebut memiliki banyak kesamaan dalam budaya seperti arsitektur, lukisan dinding, tembikar, perhiasan, persenjataan, dan tentu saja, bahasa Yunani.
Dalam bidang perdagangan peradaban Mycenaean telah melakukan kontak dengan budaya Aegean lainnya yang dibuktikan dengan kehadiran barang-barang asing di pemukiman Mycenaean seperti emas, gading, tembaga dan kaca dan dengan ditemukannya barang dari Mycenaean seperti tembikar di tempat - tempat yang jauh seperti Mesir, Mesopotamia , Levant, Anatolia, Sisilia dan Siprus. Barang yang mudah rusak seperti minyak dan anggur juga merupakan komoditas ekspor utama Mycenaean.
Dalam bidang seni seperti tembikar dan perhiasan, para pengrajin dari Mycenaean juga mengadopsi dari budaya Minoan. Apabila seni bangsa Minoan bergaya alam,  Mycenaean cenderung untuk lebih skematik dan representasi kurang hidup seperti. Gaya baru Mycenaean menjadi salah satu yang dominan di seluruh Mediterania. Desain geometris menjadi populer, motif dekoratif seperti spiral dan mawar. Guci besar, patung – patung terakota berbentuk hewan dan sosok perempuan menjadi populer juga patung kecil  dari gading yang berukir dan perhiasan emas dengan ukiran yang rumit. Lukisan dinding yang populer adalah tanaman, griffin, singa, banteng-melompat, adegan pertempuran, prajurit, kereta, tokoh dari “delapan perisai” dan perburuan babi hutan.

Untuk urusan kepercayaan atau agama hanya sedikit  yang diketahui tentang praktik - praktik keagamaan Mycenaean. Tetapi mereka melakukan persembahan kurban hewan dan bahan makanan, serta pesta komunal. Kehadiran ukiran kapak ganda dan tanduk konsekrasi dalam seni dan arsitektur menyiratkan adanya hubungan yang kuat dengan agama Minoan, meskipun simbol-simbol ini mungkin telah diadopsi karena resonansi politik mereka. Fitur arsitektur seperti cekungan cekung dan penggambaran lukisan altar mengisyaratkan bahwa Megaron mungkin memiliki fungsi agama. Banyak pusat kota Mycenaean memiliki situs kudus khusus untuk ibadah, biasanya dekat dengan kompleks istana. Sementara itu penguburan adalah ritual penting yang dibuktikan dengan dibangunnya makam monumental yang didalamnya tidak hanya terdapat jenasah tetapi juga benda berharga yang dikuburkan, seperti topeng emas, mahkota, perhiasan dan pedang seremonial serta belati.


Berakhirnya zaman perunggu juga menjadi tanda akhir peradaban Mycebaean. Hingga kini alasan yang menjadi penyebab kehancuran tersebut masih misterius mungkin melalui gempa, invasi atau pertempuran.
Mycenaean, Cikal Yunani Kuno Mycenaean, Cikal Yunani Kuno Reviewed by pkn4all on Agustus 03, 2016 Rating: 5

Drama Dan Opera Kuno, Tidak Hanya Sekadar Seni Tapi Juga Mitos

Agustus 02, 2016

Dalam sejarah drama kuno, awalnya merupakan bagian dari festival kesuburan Yunani untuk Dionysus. Orang – orang akan menari dengan alunan musik. Tujuan festival ini adalah memohon kepada Tuhan untuk kelangsungan kehidupan pada tahun depan serta kesempatan untuk menghormati dewa dan berterima kasih padanya untuk semua yang telah ia berikan. Kegiatan ini disertai dengan pemberian korban, yang terkadang korban tersebut hanyalah sebuah simbolik. Drama Yunani yang menjadi bagian dari kegiatan peribadatan ini, pertunjukkannya dijadwalkan. Hal ini agar tidak terjadi hiruk pikuk massa yang ingin menonton. Festival dan pertunjukan teater menjadi hiburan masyarakat saat itu yang paling banyak ditonton, terutama komedi. Mereka juga mengkombinasikan visual, aural, dan seni pertunjukan dalam satu paket. Sebagian besar drama Yunani kuno adalah paduan suara.
Sejarah opera kuno tercipta sebagai perluasan dari kreatifitas drama Yunani. Awalnya, semua karakter yang dimainkan dalam opera diambil dari mitologi Yunani dan Romawi serta plotnya mirip dengan kisah – kisah tragedi Yunani kuno. Menyanyi, menari, musik instrumental, dan dialog menjadi karakter utama dalam opera ini. Opera Yunani lebih banyak ditonton daripada drama. Cerita kuno sering ditampilkan karena orang – orang mengetahui cerita bagaimana nenek moyang mereka hidup dan berinteraksi dengan dunia di sekitar mereka. Meskipun demikian, cerita opera tidak berhubungan dengan keagamaan, hanya sekitar tentang sejarah pada masa lampau.

Awalnya opera adalah drama tetapi bukan komedi. Plot opera yang sering mengambil cerita dari mitos ditulis oleh Ovid dan Virgil. Salah satu cerita yang paling populer adalah cerita Apollo. Opera pertama disebut Dafne yang mempertunjukkan cerita tentang cinta Apollo dengan Daphne. Dalam mengejar cinta Daphne, Apollo selalu mendapatkan penolakkan. Hal ini karena ia telah dikutuk oleh Cupid sebagai balasan karena Apollo telah membual tentang kehidupan cintanya. Akhirnya Daphne berubah menjadi pohon pinus hingga sisa hidupnya agar dapat melarikan diri dari kejaran cinta Apollo.
Meskipun opera bercerita tentang mitologi Yunani, tetapi pertunjukkannya tidak bertujuan untuk menyembah para dewa. Dua tokoh opera populer lainnya adalah Orpheus dan Eurydise. Banyak cerita opera yang telah ditulis tentang mereka, kebanyakan berakhir dengan tragis. Salah satu adalah cerita opera mereka ditulis oleh Monteverdi yang disebut La Favola d'Orfeo.  Di dalam kisah ini, Eurydice mati dan Orpheus mengejarnya. Dia akhirnya dibantu oleh Apollo, yang membawa Orpheus dan Eurydice sampai ke Gunung Olympus untuk tinggal bersama-sama dengan para dewa untuk selama-lamanya. Dalam mitos aslinya, Orpheus adalah anak dari Apollo. Banyak versi opera tentang Orpheus dan Eurydise menggilangkan tokoh Apollo.


Opera tidak berevolusi sendiri. Ia dipengaruhi oleh drama Yunani Kuno, dan bahkan dapat dianggap sebagai kelanjutan dari gaya drama. Mereka memang memiliki elemen, plot, dan ide-ide yang sama, serta populer di masyarakat umum. Tetapi tujuan mereka berebeda, kemudian drama tidak lagi diperlukan untuk mengajar agama atau memiliki makna religius. 
Drama Dan Opera Kuno, Tidak Hanya Sekadar Seni Tapi Juga Mitos Drama Dan Opera Kuno, Tidak Hanya Sekadar Seni Tapi Juga Mitos Reviewed by pkn4all on Agustus 02, 2016 Rating: 5

Bagaimana Keju Tercipta?

Juli 25, 2016

Salah satu jenis makanan yang terbuat dari fermentasi susu yang paling favorit adalah keju. Lalu siapakah yang pertama kali membuat keju?. Tidak ada yang tau siapakah yang mmebuat keju pertama kali, tapi diperkirakan keju telah ada sejak lebih 4.000 tahun yang lalu. Menurut legenda kuno, keju dibuat oleh seorang pedagang Arab yang menempatkan pasokan susunya ke dalam kantong yang terbuat dari perut domba, karena ia akan melakukan perjalanan melintasi padang pasir. Lapisan kantong domba yang mengandung rennet ditambah dengan panasnya matahari, menyebabkan susu terpisah menjadi dadih dan pada malam harinya ketika ia merasa haus, ia membuka bekal bawaanya itu dan merasakan bekalnya itu memiliki cita rasa yang menyenangkan dan dapat mengusir rasa laparnya.
Para penjelajah atau petualang dari Asia diyakini telah membawa seni pembuatan keju ke Eropa. Bahkan, keju dibuat banyak pada masa kejayaan Kekaisaran Romawi. Bangsa Romawi, pada gilirannya, memperkenalkan pembuatan keju ke Inggris. Selama Abad Pertengahan serta menurunnta kekuasaan Kekaisaran Romawi hingga penemuan Amerika, keju dibuat dan diperbaiki oleh para biarawan di biara-biara Eropa. Misalnya, di Gorgonzola, keju dibuat di Lembah Po di Italia pada 879 M, dan Italia menjadi pusat pembuatan keju Eropa selama abad ke-10 M. Roquefort juga disebutkan dalam catatan kuno dari biara di Conques, Prancis dengaan angka tahun 1070 M. Pembuatan terus berkembang di Eropa dan menjadi makanan sehari - hari.

Pembuatan keju cepat menyebar di Dunia Baru, Amerika, tetapi sampai abad ke-19 M, produksi keju masih menjadi industri pertanian lokal. Hingga sampai 1851 M, pabrik keju pertama di Amerika Serikat dibangun oleh Jesse Williams di Oneida County, New York.
Oleh karena penduduk di seluruh Amerika Serikat terus tumbuh secara dramatis, permintaan untuk keju meningkat dan industri secara bertahap pindah ke barat dan berpusat di tanah pertanian kaya Wisconsin. Pada tahun 1845 M, sekelompok imigran dari Swiss menetap di Green County, Wisconsin dan mulai pembuatan keju asing di Amerika. Kebanyakan petani Wisconsin percaya bahwa kelangsungan hidup masa depan mereka terikat oleh keju dan pabrik keju pertama mereka adalah di Limburger yang dibuka pada tahun 1868.
Industri keju besar mulai menunjukkan pertumbuhan yang fenomenal selama paruh kedua tahun 1800-an. Pada tahun 1880 ada 3.923 pabrik susu nasional yang dilaporkan telah membuat 216 juta pon keju yang pertahun bernilai $ 17 juta (nilai saat itu). Ini mewakili hampir 90 persen dari total produksi keju tahun itu. Pada pergantian abad, produksi pertanian keju telah menjadi tidak signifikan. Sensus tahun output pabrik susu mencapai lebih dari 317 juta pound. Permintaan keju terus tumbuh dan menyebar dengan cepat dan produksi keju olahan meningkat secara dramatis. Total produksi keju alami tumbuh dari 418 juta pound pada tahun 1920 menjadi 2,2 milyar pon pada tahun 1970. Permintaan naiknya keju sepanjang 1970-an dan 1980-an membuat total produksi keju asli lebih dari 6 miliar pound pada awal tahun 1990-an. Keju olahan juga mengalami lonjakan permintaan konsumen dengan produksi tahunan melebihi 2 miliar pound per tahun pada awal tahun 1990-an.
Bagaimana Keju Tercipta? Bagaimana Keju Tercipta? Reviewed by pkn4all on Juli 25, 2016 Rating: 5

Kota Kelahiran Hercules

Juli 21, 2016

Thebesmerupakan nama sebuah kota kuno yang ada di pusat Yunani kuno (-Mesir Kuno juga memiliki kota yang bernama Thebes-). Kota yang dihuni sejak 3000 SM telah menjadi pusat Mycenaean sampai akhir zaman Perunggu serta menjadi salah satu kota negara yang kuat pada periode Klasik. Kota ini juga dikenal dengan nama Kadmeia. Banyak kisah – kisah Yunani kuno yang berhubungan erat dengan kota ini seperti perang Persia dan Peloponnesos. Puncaknya pada abad ke-4 SM, kota ini menjadi kota terkuat di Yunani.
Dalam mitologi Yunani, Thebes didirikan oleh Kadmos, putera Agenor, saudar Europa, dan nenek moyang Oedipus. Setelah membunuh ular raksasa atau naga, Ares (dewa perang Yunani) dikirim untuk untuk melindungi Areia Spring. Sementara itu Athena diperintahkan Kadmos untuk menabur gigi ular tadi ke dalam tanah yang kemudian memunculkan prajurit di kota Thebes. Menurut mitos pan Hellenik, Thebes merupakan tempat kelahiran pahlawan Hercules. Selain itu juga tempat di mana Sphinx, makhluk mitos dengan kepala seorang wanita dan tubuh singa bersayap, muncul untuk meneror penduduk. Makhluk ini diidentifikasikan mungkin memiliki dua, tiga, atau empat kaki, bisa bergerak di udara, air, dan di darat. Tetapi Oedipus berhasil membunuhnya dan melemparkannya dari acropolis Thebes.
Cerita mitologi lain yang terhubung dengan kota ini adalah ekspedisi legendaris The Seven Against Thebes yang terjadi sebelum Perang Troya. Sebuah perang telah dimulai antara kedua anak Oedipus, Polyneikes telah diasingkan oleh saudaranya, Eteokles. Kemudian Polyneikes meminta bantuan Achaea dari Peloponnese untuk kembali mengambil kota. Namun, ketika mendaki dinding Thebes, enam dari tujuh juara, termasuk Polyneikes, tewas.
Bagaimana aktivitas kehidupan penduduk Thebes?. Sejak 2500 SM penduduknya telah memproduksi wol dan menyimpan makanan, serta membuat alat – alat perunggu pertukangan. Aktivitas perdagangan baik lokal dan lebih jauh dilakukan untuk barang seperti emas, perak, dan gading.
Pada 1700 SM pemukiman kota menjadi lebih padat, dan selama abad ke-14 SM kota ini mencapai puncaknya pada Zaman Perunggu selama periode Mycenaean. Terdapat bukti bangunan megah, benteng besar, lokakarya (terutama untuk perhiasan), dan saluran air batu yang dibangun dengan pipa terakota. Kota ini merupakan pusat perdagangan penting untuk minyak zaitun, kayu, ternak, wol, dan barang - barang kulit. Temuan guci sanggur di di Kreta menunjukkan bahwa adanya kontak dagang yang tersebar di seluruh daerah Aegea. Dari abad ke-13 SM terdapat peninggalan ruang makam dengan bangku-bangku dan saluran air, beberapa dengan lukisan dinding dan benda-benda kuburan berharga seperti perhiasan emas dan senjata perunggu. Akhir periode ini ditandai dengan kehancuran akibat gempa dan api.

Setelah Abad Kegelapan di Yunani pada 1100 SM hingga 700 SM, Thebes kembali muncul sebagai negara-kota Yunani yang berpengaruh dan selama empat abad berikutnya kota ini menjadi saingan Athena dan Sparta untuk dominasi regional. Pada 480 SM Thebes memihak Persia saat Xerxes menginvasi Yunani, dan kota ini adalah protagonis utama dalam Perang Peloponnesia pada 431 SM - 404 SM. Thebes berpihak kepada Sparta melawan Athena.
Kota Kelahiran Hercules Kota Kelahiran Hercules Reviewed by pkn4all on Juli 21, 2016 Rating: 5

Kota Zadar Yang Beraksitektur Romawi Kuno Di Kroasia

Juli 20, 2016

Zadar adalah sebuah kota kuno di pelabuhan Mediterania, lebih tepatnya di pantai Adriatik. Kota tua ini, dikelilingi oleh dinding dan menara di semenanjung, dengan bagian kota dihubungkan oleh jembatan yang menjadi simbol kota. Kota ini dibangun berdasarkan prinsip arsitektur kota Romawi.
Wilayah Zadar telah dihuni sejak zaman prasejarah awal. Berbagai temuan arkeologi mengkonfirmasi keberadaan kehidupan dini Paleolitik. Suku Illyrian Liburnians yang berasal dari semenanjung Balkan diperkirakan telah menghuni Zadar dari abad ke-7 SM. Selama abad ke-2 SM, Romawi menjadikan Zadar sebagai koloninya . Selama kekuasaan Romawi, Zadar mulai menyerupai kota urban yang sesungguhnya dengan jaringan jalan, alun-alun, dan kuil. Sisa - sisa monumen tersebut masih terpelihara sampai hari ini.
Zadar memiliki catatan sejarah yang panjang. Kota ini telah hidup selama lebih dari 3000 tahun dengan kondisi dinamis. Berkali – kali kota ini  telah hancur dan dijarah. Tetapi kota ini tetap tangguh sehingga dapat kembali bangkit. Dari setiap reruntuhan, kota ini bahkan dibangun lebih indah dan lebih kuat dari sebelumnya.
Selama periode awal abad pertengahan, invasi bangsa barbar membuat kehidupan kota Zadar menjadi stagnan. Pada abad ke-7 M Zadar menjadi ibukota wilayah Bizantium Dalmatia. Pada periode ini agama Kristen, perlahan-lahan menyebar di daerah Zadar. Hal ini berdampak pada arsitektur kota dan seni. Dalam waktu yang sama Gereja besar pertama dibangun di Zadar yaitu  Gereja Holy Trinity yang saat ini akrab disebut sebagai Gereja St. Donatus dan merupakan simbol yang paling dikenal dari kota ini.
Pada abad ke-10 M, bangsa Kroasia mulai mendiami daerah Zadar. Beberapa gereja Romawi dari periode terdahulu tetap dapat terpelihara dengan baik sampai hari ini (St. Mary, St. Grisogone dan Katedral St. Anastasia). Meskipun periode abad pertengahan akhir adalah masa penuh pergolakan dengan pengepungan dan kehancuran, tetapi periode ini dianggap sebagai era keemasan Zadar. Kota ini memantapkan dirinya sebagai salah satu pusat pedagang yang paling penting dari pantai Adriatik. Pada era renaisans Zadar berada di bawah pemerintahan Venesia dan tetap seperti itu hingga akhir abad ke-18 M. Pada periode ini invasi Turki mengubah kota menjadi benteng yang kuat dan secara drastis mengubah penampilan kota.
Setelah Perang Dunia I,  Zadar berada di bawah pemerintahan Italia dan tetap seperti itu sampai pertengahan abad ke-20 M, ketika negara Yugoslavia dibentuk. Sejak saat itu kota Zadar dianggap bagian dari Kroasia hingga sampai hari ini. Zadar menderita kehancuran yang signifikan selama Perang Dunia II dan dalam Perang kemerdekaan Kroasia, banyak monumen bersejarah hancur. Hari ini Zadar sudah dibangun kembali dan terlihat lebih indah dari sebelumnya serta menetapkan dirinya sebagai salah satu kota kuno serta tujuan wisata paling populer di Kroasia dan Eropa.


Kota Zadar Yang Beraksitektur Romawi Kuno Di Kroasia Kota Zadar Yang Beraksitektur Romawi Kuno Di Kroasia Reviewed by pkn4all on Juli 20, 2016 Rating: 5

Kota Kuno Yerevan Di Arafat

Juli 19, 2016

Yerevan merupakan nama sebuah kota kuno yang ada di daerah Ararat. Merupakan bekas ibukota sekaligus kota terbesar di Kerajaan Armenia. Hingga sekarang Yerevan dinobatkan sebagai salah satu kota kuno yang pernah memiliki penduduk terbanyak di dunia.
Berdasarkan prasasti yang ditemukan pada tahun 1950, kota ini didirkan oleh Raja Argishti. Nama pertama kota ini adalah Erebuni. Prasasti tersebut bertuliskan “Dengan kebesaran Allah Khaldi, Argishti, putra Menua, membangun benteng perkasa ini dan memberitakannya Erebuni untuk kemuliaan Biainili (Urartu) dan untuk menanamkan rasa takut di kalangan musuh raja. Argishti mengatakan: Tanah sebelumnya adalah gurun dan menjadi karya besar yang saya capai atasnya. Dengan kebesaran Khaldi, Argishti, putra Menua, adalah raja perkasa, raja Biainili, dan penguasa Tushpa. "
Hal yang membuat kota ini nampak menarik dan misterius adalah adanya rumor bahwa ketika bantera Nuh mendarat di Masis dan saat Nuh keluar dari bahteranya, ia langsung melihat kota Yerevan. Dalam bahasa Armenia Yerevan atau "yereval" (Õ¥Ö€Õ¥Ö‚Õ¡Õ¬) memiliki arti  "untuk dilihat."

Diyakini bahwa wilayah Yerevan telah ditinggali manusia sejak 4000 tahun SM. Berdasarkan penggalian arkeologi diketahui bahwa Raja Argishti I dari Kerajaan Urartian (berkuasa pada 786 SM – 764 SM) telah membangun sebuah benteng militer “Benteng Erebuni” pada 782 SM di lokasi kota Yerevan dan benteng tersebut menjadi cikal bakal perkembangan kota ini. Tujuan dari pembangunan benteng ini adalah untuk melindungi kota dari serangan dari bangsa Kaukasus Utara.
Pada periode kejayaannya, kota ini telah membangun saluran irigasi dan waduk buatan. Namun demikian, kejayaannya tidak berlangsung lama. Pada abad ke-5 dan 6 SM, kerajaan Urartu diserbu oleh Raja Persia, Darius I (522 – 486 SM). Untuk mempermudah melakukan kontrol pemerintahan, maka Raja Darius I membagi wilayah kerajaanya menjad 20 satrapies dan pusat satrapies ke 18 adalah Erebuni-Yerevan.
Periode antara abad ke- 3 dan 4 SM, kota ini dikenal sebagai Yerevan Dark Ages, karena tidak adanya bukti historis yang ditemukan terhadap kota ini. Pada tahun 658 M, kota Yerevan dikuasai oleh orang – orang Arab dan kemudian dikuasai oleh bangsa Seljuk. Sejak abad ke- 7 M, kota ini menjadi rute kafilah antara Eropa dan India. Secara khusus kota ini mulai dipanggil Yerevan mulai abad ke-7 M dan menjadi ibukota Kerajaan Armenia.
Pada abad ke-9 M hingga abad ke-11 M, Kerajaan Armenia diperintah oleh Dinasti Bagratuni. Selama periode ini Yerevan adalah bagian dari Bagratuni Raya. Tahun 1387 Yerevan diambil dan dijarah oleh Tamerlane, penakluk Asia Tengah yang memproklamirkan dirinya sebagai “Pedang Islam”.

 Pada saat kota Yerevan menjadi pusat administrasi Mongol Khanate, kota ini dinamakan Ilkhanate. Yerevan memberikan makna strategis karena Persia dan Ottoman tak henti-hentinya berjuang dan berperang untuk dapat berkuasa ata kota ini. Selama masa pemerintahan Shah Abbas I (1587-1619), khususnya pada 1604, puluhan ribu orang Armenia dideportasi ke Persia. Di antara mereka terdapat warga Yerevan. Deportasi ini menyebabkan penurunan drastis jumlah penduduk Armenia di Yerevan. 
Kota Kuno Yerevan Di Arafat Kota Kuno Yerevan Di Arafat Reviewed by pkn4all on Juli 19, 2016 Rating: 5

Sejarah Sendok, Garpu, Dan Pisau

Juli 13, 2016

Bagi masyarakat modern, terutama yang tinggal di perkotaan akan lebih menyukai apabila makan menggunakan sendok, garpu, dan pisau. Sebelum peralatan makan tersebut, manusia pada masa lampau hanya menggunakan tangan untuk mengambil dan memasukan makanan ke mulutnya. Masing – masing peralatan makan tersebut memiliki sejarah yang berbeda dan mereka ditemukan tidak secara bersamaan.
Sendok
Sendok merupakan salah satu peralatan makan tertua. Dibandingkan peralatan makan yang lain, sendok lebih dibutuhkan karena diperlukan untuk meraup makanan. Pada masa lampau, sendok kuno terbuat dengan memanfaatkan bahan – bahan alam seperti dari kerang atau batu yang dibentuk, dan pada awalnya sendok tidak memiliki pegangan.
Belum diketahui waktu yang pasti kapan sendok ditemuka. Manusia kuno saat itu menggunakan tulang binatang untuk dijadikan pegangan sendok. Bukti arkeologi lainnya menemukan fakta bahwa pada 1000 SM, bangsa Mesir kuno menggunakan sendok un tuk tujuan agama. Sendok tersebut terbuat dari bahan seperti gading, kayu, dan batu tertulis, selain itu sendok tersebut juga dihiasi dengan hieroglif (tulisan Mesir kuno).
Sementara itu, pada masa Kekaisaran Yunani dan Romawi, sendok mulai terbuat dari perunngu dan perak. Tetapi sendok tersebut hanya digunakan oleh orang kaya. Di Inggris, bukti yang berhasiil terdokumentasi sendok pertama adalah pada tahun 1259 M, ketika masa pemerintahan Raja Edward I. Sang Raja menyimpan sendok – sendoknya di lemari. Jadi sendok tidak hanya digunakan untuk makan, tetapi juga dalam upacara, hiasan dan untuk menunjukkan kekayaan dan kekuasaan. Misalnya, penobatan setiap raja Inggris selalu dilanjutkan dengan ritual di mana raja baru akan diurapi oleh sendok seremonial.
Selama periode Tudor dan Stuart, sendok semakin memiliki peran penting. Terdapat kebiasaan pada periode tersebut untuk memberikan sendok sebagai hadiah pembaptisan. Awalnya satu set hadiah sendok ini terdiri dari 12 sendok tetapi kemudian ditambah menjadi satu sehingga berjumlah tiga belas untuk menghormati sosok Kristus.

Praktek ini melahirkan tradisi sendok pembaptisan dan lazim dilakukan oleh semua kelas sosial masyarakat pada saat itu. Satu - satunya perbedaan adalah bahan pembuatan sendok. Biasanya untuk kelas atas, sendok mereka terbuat dari perak atau emas dan tembaga atau kuningan untuk kelasa masyarakat lebih rendah. Desain sendok berubah sepanjang periode Renaissance dan Baroque sebelum akhirnya ada kesepatan standarisasi sendok pada sekitar abad ke-18.
Garpu
Diperkirakan, garpu meja paling awal dibuat di Mesir Kuno. Budaya Qijia (2400-1900 SM) yang merupakan bagian dari China juga diketahui telah menggunakan garpu. Seribu tahun kemudian, popularitas garpu di dunia Barat menyebar melalui Jalan Sutra ke Venesia. Salah satu bukti tercatat paling awal dari garpu di Venesia adalah dari cerita yang berasal dari abad ke-11, yaitu ketika pernikahan putri Bizantium, Theodora Anna Doukaina dengan Domenico Selvo. Dalam pernikahan ini garpu emas dijadikan sebagai bagian dari mas kawin. Popularitas garpu mulai berkembang selama abad ke-16 M karena jasa trend setter Catherine de Medici. Dia membantu mempopulerkan garpu (serta pasta, minyak zaitun, chianti dan pemisahan manis dan gurih) dengan tabel Perancis setelah menikah dengan Raja Henry II.
Pisau

Sejak zaman prasejarah, pisau memiliki dualisme manfaat, baik sebagai senjata dan alat makan. Hal ini cukup logis karena manusia membutuhkan suatu alat untuk memotong makanan. Namun, bentuk pisau baru mulai dibentuk secara khusus agar dapat digunakan di meja ketika Dinasti Bourbon di Perancis. 


Sejarah Sendok, Garpu, Dan Pisau Sejarah Sendok, Garpu, Dan Pisau Reviewed by pkn4all on Juli 13, 2016 Rating: 5
ads 728x90 B
Diberdayakan oleh Blogger.