Seo Services
Seo Services
Results for Mesopotamia

SERAGLIO HAREM Kekaisaran Ottoman, Nyata Tanpa Bumbu Mitos Penyedap

Maret 21, 2017
Pada awalnya Ottoman sama dengan penguasa lainnya mengambil istri dari putri kerajaan lain untuk mengkonsolidasikan pengaruhnya di Anatolia. konsekuensinya sang ratu dan  keluarganya memiliki pengaruh yang besar terhadap jalannya pemerintahan Ottoman. setiap putra yang dilahirkan akan menjadi pembesar di berbagai wilayah Kekaisaran. keberadaan "raja kecil" tersebut seringkali membawa terjadinya malapetaka pemberontakan.

Kematian Padishah Sultan Ottoman akan membuat para pangeran berperang karena merasa sama-sama berhak atas takhta warisan ayahnya. dengan basis kekuatan yang solid dan pendukung di daerah masing-masing, perang suksesi akan terjadi secara keras. saling membentuk koalisi, pindah kubu, dan tikam-menikam antar saudara terus terjadi hingga akhirnya keluar satu orang pemenang, yakni satu-satunya pangeran yang masih tersisa.
sultan with his family inside harem
Padishah Sultan bersama keluarganya dari salah satu pasangan, ditemani seorang kasim

Sistem suksesi yang berdarah-darah ini beberapa kali hampir menghancurkan Ottoman sehingga ketika Kekaisaran semakin berkembang dan mencapai zenith kekuasaan wilayah, para Padishah Sultan berhenti mengambil putri dari kerajaan lain sebagai istri. mereka lebih memilih para wanita dari Harem Kekaisaran yang berstatus selir (concubine) sehingga tidak perlu dinikahi dan karenanya tidak memiliki hak dalam warisan Kekaisaran.

Selir dianggap lebih ideal karena takhta dan Kekaisaran akan diwariskan dari ayah ke anak secara utuh tanpa perpecahan. tidak seperti putri kerajaan lain yang dinikahi, seorang selir tidak memiliki keluarga ataupun saudara bangsawan yang berpotensi menjadi orang kuat dalam istana. ketiadaan backing membuat mereka lebih netral, bahkan setelah melahirkan seorang putra sekalipun para selir dianggap tidak memiliki pengaruh dalam istana dan pemerintahan.

Dimulai dari era Sultan Suleiman I the magnificent (1520-1566), kompleks Seraglio dan fungsinya mengalami perubahan besar. mereka sekarang berfungsi sebagai kediaman permanen anak laki-laki yang sudah dewasa. para pangeran tidak lagi diutus untuk memegang pemerintahan suatu wilayah karena potensi kudeta atau pemberontakan sehingga tetap tinggal di dalam kompleks Harem hingga kematian sang Padishah Sultan.

Kematian penguasa Ottoman membuat seorang pangeran (putra mahkota) keluar dari Harem dan naik takhta sebagai Padishah Sultan. pangeran lainnya yang bisa berjumlah belasan bahkan puluhan akan keluar dalam keadaan tidak bernyawa. mereka semua akan menemui ajal setelah dijerat lehernya oleh para kasim penjaga, kematiannya cepat tanpa pertumpahan darah. tidak berhenti hanya sampai di situ, nasib serupa juga terjadi pada ibu mereka para selir.
prince kafes in the harem
Apartemen para pangeran yang disebut Kafes yang bisa diartikan sebagai sangkar

Para selir yang anaknya tidak terpilih atau masih mengandung akan dimasukan ke dalam "karung", yang diberi pemberat lalu dihanyutkan di selat Bosporus. hal yang keji ini dilakukan untuk menjamin suksesi yang damai tanpa adanya usaha pemberontakan dari pangeran yang tidak terpilih. perintah untuk melakukan "pembersihan" ini ada di tangan sang Padishah Sultan yang wasiatnya dijalankan oleh Komandan kasim Harem ketika sang Sultan wafat.

Pembersihan serupa juga bisa diperintahkan oleh Padishah Sultan yang baru naik untuk menyingkirkan lawan-lawan politik. Harem bukanlah tempat kesenangan duniawi melainkan sebuah sangkar emas yang penuh dengan aura kematian. namun demikian banyak orangtua yang rela menjual anak perempuannya ke dalam Harem agar memiliki kesempatan untuk merubah nasib, hidup enak, aman dan mendapatkan penghasilan yang tetap.

Harem Kekaisaran diatur oleh ibu Sultan yang bergelar Valide Sultan (Ibu Suri). ia adalah "lulusan" dari Harem generasi sebelumnya dan satu-satunya selir favorit Sultan terdahulu yang masih hidup (lainnya menemui ajal di Selat Bosporus). ia menjadi penguasa dan penanggung jawab di seantero kompleks Harem. semua penghuni tunduk kepadanya, hanya ibu suri seorang yang berhak menerima juga mengeluarkan dan menghukum anggota rumah tangganya.

Perhatikan kata "rumah tangga", istilah Harem sebenarnya tidak berkonotasi dengan poligami. secara etimologi Harem artinya terlarang bagi pria atau bisa juga diartikan sebagai "istri". tetapi pada penggunaannya Harem adalah rumah tangga kaum wanita. pada budaya Turki saat itu di setiap rumah lumrah terdapat area yang dinamakan Harem yakni bagian dari rumah dimana para wanita bisa beraktivitas mulai dari memasak, mencuci hingga membesarkan anak.
bust of hafsa sultan
Hafsa Sultan, ibu dari Suleiman I yang menjadi Valide Sultan pertama dalam sejarah Ottoman

Harem menyita sebagian besar bangunan rumah terutama yang berukuran tidak besar. area yang wanita miliki meliputi dapur, tempat cuci, jemuran, area bermain anak dan kamar tidur bagi semua wanita dalam keluarga termasuk istri, anak-anak, anak gadis dewasa, bibi, sepupu, ponakan dan pelayan wanita. diketuai oleh nenek atau ibu mertua sedangkan kaum pria hanya memiliki ruang tidur, area makan bersama dan ruang tamu beserta halaman rumah.

Fungsi dari Harem umumnya sebagai perlindungan, adanya ruang khusus membuat wanita tidak terlihat dari tamu yang berkunjung. hal ini meniadakan risiko adanya pria genit dengan rayuan gombalnya, juga mengurangi risiko tamu yang tidak disukai untuk meminta anak gadis sebagai calon istri mereka atau putra-putranya. pada era dimana serangan antar suku sering terjadi untuk merebut harta, ternak dan wanita, keberadaan Harem merupakan suatu proteksi.

Jadi Harem tidak berarti praktik poligami atau tempat dimana seorang pria dikelilingi oleh lawan jenisnya melainkan rumah tangga kaum wanita atau area tinggal anggota keluarga wanita. artian Harem secara negatif terjadi karena ketidaktahuan bangsa eropa terhadap praktik poligami yang terjadi di dunia Timur. mereka menyebut Harem sebagai poligami semata-mata karena informasi yang keliru, ketiadaan kata substitusi dan kendala bahasa serta budaya.

Ottoman Imperial Harem resminya disebut Seraglio adalah tempat tinggal atau kediaman resmi Valide Sultan bersama seluruh anggota keluarga Kekaisaran. termasuk para selir, calon selir, pelayan istana, dayang-dayang dan budak wanita lainnya. praktisnya semua wanita di dalam istana tinggal di dalam kompleks Seraglio Harem. apabila sekeliling istana dijaga oleh Janissaries maka Seraglio Harem dikawal oleh korps kasim mereka sendiri.
mihrimah sultan of ottoman
Tidak hanya Selir, Harem juga menjadi kediaman para putri seperti Mihrimah Sultan yang terkenal

Komandan Kasim Seraglio (Chief Black Eunuch) merupakan kepercayaan Padishah Sultan, loyalitasnya dibuktikan ketika ia membinasakan pangeran lainnya ketika terjadi suksesi dan melindungi pangeran terpilih hingga naik takhta. kepercayaan penuh sang Sultan membuat komandan kasim menyandang pangkat militer tertinggi, sejajar dengan panglima tinggi lainnya. namun tugasnya yang utama adalah menjaga keselamatan para wanita dan keluarga Kekaisaran.

Selepas era Suleiman I hampir semua Padishah berikutnya tinggal di dalam Seraglio. pada era Murad III dibangun juga area ruang kerja (privy chamber) beserta jalan tembus ke istana. dari sana sang Sultan bisa dengan mudah bisa mencapai kediaman ibu suri dan komandan kasim, dua sekutu terkuatnya dalam pemerintahan. berbagai kegiatan pribadi sang Sultan diadakan di aula apartemen pribadinya untuk menerima tamu pilihan atau menonton berbagai hiburan.

Adalah tugas dari dayang-dayang terpilih untuk memberikan hiburan serta kudapan, sang Sultan sendiri menggunakan kasim sebagai pelayan pribadi. mayoritas gadis lainnya sebenarnya bekerja di luar layar untuk memenuhi berbagai keperluan Harem seperti kebersihan ruangan, cuci baju hingga pelayanan bagi anggota Kekaisaran dan para selir yang berkedudukan tinggi. dari 300 hingga 500 lebih anggota Seraglio, kebanyakan tidak pernah melihat sang Sultan.

Bagi penghuninya yang mampu berpikir kritis, Seraglio adalah sebuah kesempatan untuk hidup mewah sembari mencari koneksi untuk masa depan yang lebih baik. para gadis mendapatkan gaji harian (nantinya bulanan) berdasarkan dari status mereka sehingga mampu menghidupi keluarganya. kompleks Seraglio sendiri secara nyata dibagi atau disekat ke dalam banyak bagian yang terpisah untuk menandakan hierarki dan status masing-masing anggota.
inside the harem paintings
The Reception, John Frederick Lewis, 1805-1875 pelukis tinggal di Mesir, bekas koloni Ottoman

Strata terbawah diisi oleh para budak kasar (wanita), mereka adalah pekerja tulen dan tidak memiliki kesempatan untuk naik tingkat. di atas mereka tetapi sama-sama tidak memiliki status sebagai anggota adalah para gadis yang diterima sejak usia 7-12 tahun. mereka ditempatkan pada sebuah asrama dan dididik dalam berbagai seni sesuai dengan kemampuan dan bakat seperti menyanyi atau menari. tenaga pendidik adalah para senior mereka di dalam Harem.

Usia muda menjamin kemudahan belajar dan juga tentunya keperawanan. selain itu mereka juga dibiasakan hidup sehat sesuai dengan standar istana. gadis yang memperlihatkan gejala sakit-sakitan akan dikembalikan kepada keluarganya. demikian juga gadis yang tidak bisa menguasai keahlian yang dibutuhkan, tidak cukup pintar atau memiliki kekurangan lainnya akan ditolak tinggal lebih lanjut sebagai anggota Seraglio.

Para gadis bisa naik pangkat menjadi asisten senior dan juga ketua "fakultas" seni. sebagai asisten dan ketua seni mereka mulai masuk ke dalam lingkup calon selir karena kemampuannya. yang tidak mampu meraih posisi asisten pun tetap bisa masuk sebagai calon selir berdasarkan dari perkembangan fisik atau kelebihan lain yang mereka miliki. sebagai calon selir mereka tinggal di bagian lain dari asrama yang tidak sepadat tempat para gadis.

Tidak semua odalisque atau calon selir tumbuh di dalam Harem, beberapa gadis langsung berstatus calon selir karena alasan tertentu seperti dipilih oleh Sultan, diberikan oleh kerajaan lain, hadiah dari pejabat atau anggota Kekaisaran. biasanya mereka memiliki kepintaran dan kecantikan yang luar biasa sehingga disetujui oleh ibu suri. sebelum masuk ke dalam Seraglio mereka diperiksa secara ketat oleh dokter dan juga bidan untuk memastikan kesehatannya.

Kebanyakan gadis di dalam Seraglio belajar dan bekerja sebagai pelayan rumah tangga atau dayang-dayang. para calon selir berperan sebagai tenaga pendidik dan supervisor. setelah mencapai posisi tersebut kenaikan tingkat hanya bisa terjadi apabila mereka mampu merebut hati Valide Sultan dalam pekerjaan atau pelayanan. apabila memang berani bermain game of thrones, maka calon selir akan berusaha sekuatnya agar bisa terpilih dalam daftar favorit Valide Sultan.
turkish female praying
Pendidikan agama menjadi bagian yang penting karena latar belakang mereka sebagai non-muslim

Tidak semua gadis menginginkan hal tersebut karena persaingan, intrik dan risiko kematian yang tinggi. bekerja sebagai dayang senior dan tangan kanan para selir sudah membuat mereka mapan dan puas. pada titik tersebut biasanya sang gadis sudah tahunan tinggal di dalam Harem dan hanya berjarak beberapa tahun lagi sebelum bisa meminta kebebasan kepada sang Sultan. kebebasan merupakan hal yang besar karena seisi Seraglio Harem adalah budak.

Para gadis, calon dan juga selir adalah budak yang dibeli oleh pihak istana atau diberikan sebagai hadiah oleh pihak lainnya sebagai perpanjangan tangan mereka kepada Valide Sultan dan Padishah Sultan. karena Islam tidak memperbolehkan perbudakan maka semua gadis di dalam Seraglio berasal dari komunitas non-muslim. sebagian berasal dari kaukasus yang meliputi eropa timur termasuk rusia, georgia, circassia dan juga balkan.

Sebagian lagi berasal dari wilayah afrika dan sekitarnya. jadi isi Harem memang "bule" dan juga wanita "kulit hitam". tidak ada wanita arab ataupun turki karena larangan untuk memperbudak sesama muslim. banyak gadis yang berakhir di Seraglio sebagai pajak badan, diculik pedagang budak atau direbut dalam perang sehingga menginginkan kebebasannya. gadis asal afrika bisa bebas setelah bekerja selama 7 tahun sedangkan gadis "eropa" setelah 9 tahun.

Kebebasan mereka dijamin dengan dokumen Kekaisaran Ottoman sehingga mereka bebas pergi kemanapun mereka inginkan. Seraglio memberikan perhiasan serta tunjangan rumah bagi odalisque yang memutuskan keluar dari Harem. bahkan mereka atas nama Padishah Sultan akan mencarikan calon suami beserta mas nikahnya apabila sang gadis menginginkannya. gadis jebolan Seraglio sangat diminati oleh pembesar dan bangsawan karena berbagai kelebihannya.

Mereka disukai karena standar kecantikan, kepintaran, kesehatan, tata bahasa dan pengetahuannya yang tinggi. mereka juga disegani karena memiliki hubungan dengan Seraglio terutama Valide Sultan yang merupakan salah satu sosok tertinggi dalam pemerintahan. suami dan keluarganya kelak bisa meminta bantuan mereka sebagai penyambung lidah yang bisa berbicara langsung dengan tokoh berpengaruh dalam pemerintahan Ottoman, suatu hal yang sangat berharga.
women in turkish dress
Maria Adelaide of France in Turkish dress, 1753 salah satu bentuk ketertarikan dunia barat dengan Harem

Tentu keluar bukan satu-satunya jalan, ada juga cara lain yang bisa ditempuh. apabila bersedia maka gadis calon selir bisa "diberikan" kepada tokoh penting yang dianggap sangat berjasa bagi Kekaisaran. pemberian seorang gadis dari Seraglio adalah bentuk penghargaan tertinggi yang bisa diberikan oleh Padishah Sultan. tentu ada syaratnya, sang gadis harus belum pernah bermalam dengan sang Sultan dan bersedia untuk dinikahkan keluar dari istana. 

Bagi para gadis ini adalah kesempatan langka untuk menjadi selir bahkan istri dari seorang tokoh yang sukses dan punya posisi yang baik dalam Kekaisaran Ottoman. mengingat persaingan yang sangat ketat di dalam Seraglio Harem, beberapa gadis merasa lebih terjamin masa depannya dengan menjadi pasangan pihak lain di luar istana. tentu tidak semua gadis berpikiran demikian, sebagian besar merasa bahwa tidak ada tempat lain yang lebih enak dari Seraglio.

Menariknya walaupun para gadis disebut odalisque atau calon selir sehingga terkesan intim tetapi nyatanya mereka belum tentu pernah berada dalam satu ruangan dengan sang Sultan bahkan setelah tinggal tahunan di dalam Seraglio. hal ini terjadi karena sebutan tersebut lebih kepada status semata. nyatanya hanya sejumlah kecil yang berkesempatan menjamu sang Sultan, sisanya hanya bekerja dalam beragam profesi yang ada di dalam Harem.

Odalisque merupakan anggota resmi terbawah dalam hierarki Seraglio. mereka yang sudah dewasa namun belum juga pernah masuk ke dalam daftar favorit Valide Sultan biasanya karena dinilai kurang spesial untuk dipersembahkan kepada sang Sultan. hanya mereka yang bekerja keras, pintar serta berparas jauh di atas rata-rata yang akan menjadi bagian dari sekelompok kecil wanita yang bertanggung jawab dalam berbagai acara sang Sultan.
harem girl playing music
Pemusik adalah satu salah keahlian yang selalu dibutuhkan sebagai sarana hiburan

Kedekatan baru ini akan membuka kesempatan bagi mereka untuk mengenal dan menarik perhatian sang Sultan. cara terbaik adalah dengan membangun hubungan baik dengan Valide Sultan yang akan merekomendasikan mereka secara langsung kepada putranya. mereka yang dipilih bermalam oleh Sultan akan langsung naik tingkat dan menyandang status penuh sebagai selir. mereka tinggal di kompleks yang berbeda, tentunya lebih baik daripada asrama para odalisque.

Walaupun tampak lebih dekat dengan pusat kekuasaan tetapi ada harga yang harus dibayar. seorang selir mulai kehilangan kebebasannya dimana mereka tidak lagi bisa melayani anggota keluarga Kekaisaran, menjadi dayang-dayang bagi selir lainnya atau menjadi pengasuh anak-anak di dalam Harem. posisi mereka dilihat tidak lagi netral karena menjadi bagian dalam persaingan dimana mereka bisa menjadi pelaku ataupun korban dari berbagai intrik yang terjadi.

Para selir tinggal di dalam bilik kamar yang lebih pribadi dengan seorang teman. mereka yang belum hamil harus terus bekerja optimal dalam berbagai kegiatan, umumnya hiburan kepada Sultan dan ibu suri agar terus diberikan kepercayaan. jumlah selir tidak banyak dan dibagi ke dalam selir "biasa", selir favorit (Ikbal) dan pasangan Sultan (Kadin). kenaikan status dan masa depan mereka sangat tergantung dari perhatian yang diberikan oleh sang Sultan kepada mereka.

Tidak hanya satu jalan seperti di atas, ada juga jalan pintas. seorang odalisque bisa memberikan hadiah yang besar kepada Valide Sultan agar bisa mendapatkan kesempatan untuk menemani sang Sultan. apabila dikabulkan maka mereka mungkin akan mendapatkan kesempatan sekali dalam seumur hidup untuk bermalam dengan sang Sultan. setelahnya ia mungkin tidak akan pernah bertemu lagi kecuali hamil dan bisa melahirkan seorang putra bagi sang Sultan.
sultan's privy chamber
Aula kediaman pribadi Sultan dimana ia menerima hiburan dan tamu anggota Kekaisaran

Setiap selir yang melahirkan anak akan menyandang status favorit (Ikbal) tetapi mereka belum tentu menerima perhatian penuh dari sang Sultan. hanya ada maksimal 4 wanita yang bisa menyandang status sebagai pasangan (Kadin), mereka merupakan wanita yang terdekat dengan sang Sultan dan biasanya sudah melahirkan seorang putra baginya. para Kadin memiliki pengaruh yang besar dalam jalannya Seraglio dan membentuk pendukung mereka sendiri di dalamnya.

Karena risiko yang semakin besar maka Kadin tinggal terpisah dalam apartemen masing-masing dan membentuk rumah tangganya sendiri. di sana mereka bisa memiliki puluhan pelayan dan dayang-dayang pribadi (para odalisque) yang mereka percaya untuk mengerjakan berbagai pekerjaan rumah tangga dan mengasuh anak-anaknya. mereka juga senantiasa dilindungi oleh kasim pengawal agar terhindar dari intrik dan usaha jahat para selir pesaing lainnya.

Tugas terberat Valide Sultan adalah mendamaikan dan menjaga keharmonisan para Kadin, Ikbal serta selir lainnya. mereka harus terus bekerja sama dan akur di mata sang Sultan serta tidak mencoba melakukan cara keji untuk menghabisi saingan-saingannya. para Kadin dan Ikbal senantiasa berada dalam bahaya karena rumah tangga mereka tidak diisi oleh keluarga melainkan para odalisque yang bisa saja dipaksa atau diperalat pihak lain untuk melakukan kejahatan.
spanish painter take on ottoman harem
Harem Scene, Quintana Olleras, 1851-1919 suasana Harem di mata pelukis spanyol

Secara fisik Valide Sultan menyerahkan urusan keamanan kepada Komandan Kasim Seraglio yang akan membagi anak buahnya untuk menjaga ketertiban. demonstrasi hukuman beserta alat yang digunakan sengaja dipajang di halaman kantor mereka untuk mencegah penghuni Harem berpikiran atau berbuat macam-macam. risiko yang jelas terhadap kelangsungan keluarga Kekaisaran membuat setiap tindak kejahatan diganjar hukuman yang lebih keras.

Kejahatan kecil sekalipun bisa berakhir pada kematian di selat Bosporus. keteledoran atau kesalahan kecil bisa berakhir dalam kerangkeng di halaman dan dipermalukan di hadapan seluruh anggota Harem. hal ini disengaja untuk mencegah kejahatan lain yang bisa berujung pada kematian. unsur keteraturan dan disiplin yang ketat merupakan modal untuk membuat rumah tangga Seraglio berfungsi secara normal di tengah panasnya intrik dan tekanan persaingan.

Berbagai institusi, pos pekerjaan, pelayanan serta struktur hierarki yang ketat di dalam Seraglio hanya dapat berjalan mulus apabila semua pihak berlaku sesuai dengan aturan. karena itu Valide Sultan selaku kepala Harem mencegah terjadinya pelanggaran aturan dan tradisi di dalam rumah tangganya bahkan terhadap sang Sultan sekalipun. karena itu berbagai imajinasi tentang Harem sebagai tempat diadakannya pesta seks bebas adalah hal yang keliru.

Padishah Sultan bermalam sendirian di apartemen pribadinya. paginya diisi kegiatan doa dan pemerintahan hingga siang. sorenya ia bisa bercengkrama dengan anggota keluarga seperti bibi, adik perempuan atau bertemu dengan salah satu Kadin dan Ikbal (selir lainnya) beserta putri dan pangeran. tetapi jarang bersama-sama kecuali dalam sebuah acara besar. dibutuhkan keteraturan untuk menjaga privasi dan menjauhkan risikonya pembunuhan yang selalu menemani.

Untuk keamanan diri sang Sultan walaupun memiliki bodyguard kasim yang menemani tetapi seorang Sultan mandi dan membersihkan dirinya sendirian tanpa bantuan pelayan. ruang mandi pribadinya memiliki pintu besi berhias emas yang dilengkapi dengan kunci sebagai perlindungan ketika sedang telanjang. memang urusan Sultan tanpa busana adalah suatu hal yang besar karena menandakan suatu kondisi dimana ia tanpa perlindungan dan paling vulnerable.
iron gate at sultan's washroom
Jeruji besi berlapis emas untuk melindungi sang Sultan yang sedang membersihkan diri

Karena itu pemikiran bahwa ada pesta maksiat di dalam Sergalio bisa dipastikan adalah imajinasi semata. tidak ada Sultan yang mau mati konyol karena terlibat dalam kegiatan berisiko tinggi dimana ia bisa didekati dan dicelakai oleh banyak pihak ketika sedang tidak berbusana serta tanpa perlindungan. karena tingginya persaingan di dalam Harem dan banyaknya pihak yang bisa diuntungkan dengan kematiannya, seorang Sultan harus selalu waspada.

Apalagi para wanita dalam Seraglio termasuk berpendidikan tinggi dalam berbagai hal termasuk agama sehingga belum tentu bersedia melakukan hal yang mereka nilai merendahkan, justru curiga apakah hal tersebut tipuan atau ujian. ada cerita tentang seorang Sultan yang menerobos masuk ke dalam pemandian selir dan terpaksa melemparkan uang emas serta mutiara ke dalam kolam pemandian hanya untuk membuat para selir bersedia nyebur ke kolam.

Sebagai tempat tinggal Seraglio memiliki sekitar 300 ruangan yang mana hampir separuhnya fungsional. ruang tidur hanya menyita sebagian kecil dimana kebanyakan para gadis yang masih belajar serta odalisque tinggal bersama dalam bangunan seperti asrama. bangunan didesain mengitari satu halaman dimana luasnya mengindikasikan status penghuninya. luas halaman asrama gadis dan odalisque termasuk sempit dan kecil dibandingkan dengan milik para selir.

Halaman odalisque lebih kecil daripada kediaman para selir, sama halnya dengan halaman kediaman favorit sultan yang lebih besar. lalu ada deretan apartemen terpisah dimana Kadin, Komandan Kasim Seraglio, anggota Kekaisaran, para pangeran dan Valide Sultan tinggal. bangunan para Kasim penjaga ada di sekitar pintu gerbang dan memiliki pandangan berlawanan dengan tempat tinggal odalisque dan selir sebagai bagian dari pengawasan serta pencegahan.
places for the new girl in harem
Halaman asrama para gadis di Seraglio yang terlihat sesak tanpa pemandangan yang baik

Hanya ada 3 bangunan yang terpisah agak jauh dalam kompleks Seraglio yakni apartemen sang Sultan yang dihubungkan dengan istana, ruang makan Kekaisaran dan kediaman Valide Sultan. dua yang tersisa adalah area rumah sakit serta ruang pemandian jenazah yang tentu dibuat agak jauh karena alasan medis. Seraglio Harem memang terisolir dari dunia luar, lebih eksklusif daripada istana sekalipun sehingga dituntut memiliki beragam fasilitasnya sendiri.

Selain dari sekolah, akademi seni dan sastra serta kaligrafi, Seraglio juga memiliki beberapa fasilitas pendukung lainnya. mulai dari tempat pemandian yang berbeda untuk para odalisque dan selir, kamar mandi khusus anggota Kekaisaran termasuk Valide Sultan dan juga Padishah. selain itu terdapat beberapa ruang hiburan, salon kecantikan hingga parlour kopi untuk mereka sendiri. semua fasilitas termasuk rumah sakit dioperasikan oleh para gadis dan odalisque secara mandiri.

Dengan pengecualian makanan yang diantarkan oleh dapur istana di bawah pimpinan Janissaries, Seraglio dituntut mampu menjalankan semua fungsinya sendiri. dari tenaga pendidik, pelayan pribadi, kebersihan ruangan, kolam pemandian, perawat tanaman, pengelola sistem penghangat musim dingin, hingga pengobatan dan perawatan di bangsal rumah sakit. ada berbagai lowongan pekerjaan yang tersedia dan harus diisi oleh para anggota Harem.

Bisa dipahami bahwa penghuni Seraglio yang berisi ratusan "selir" ternyata sebagian besar bekerja di dalam Harem sebagai pekerja rumah tangga untuk menjaganya tetap berfungsi sebagai tempat tinggal yang nyaman. hanya segelintir kecil yang berkesempatan menjadi pasangan Padishah Sultan, mereka yang beruntung pada satu waktu jarang melebihi belasan wanita yang terdiri dari para 4 Kadin dan Ikbal serta beberapa selir lainnya.
favourite concubine apartments
Halaman yang luas serta pemandangan menandakan status penghuninya, dalam hal ini selir favorit Sultan

Pada satu sisi ekstrim terdapat beberapa Sultan seperti Murad III yang memiliki hampir 50 anak dari puluhan selir-selirnya. sedangkan pada sisi ekstrim lainnya terdapat beberapa Sultan yang hanya memiliki seorang pasangan dan baru memilih yang kedua setelah ada masalah seperti anak laki-laki yang tidak kunjung selamat hingga usia dewasa. kebanyakan Sultan tetap setia dengan pasangan yang ia "nikahi" ketika masih berstatus pangeran.

Pandangan bahwa semua Sultan menyukai poligami tidaklah tepat, bagi sebagian dari mereka hal tersebut terlihat lebih mirip tugas daripada pilihan. beberapa Sultan diketahui dipaksa oleh ibu suri dan saudarinya untuk berhubungan dengan beberapa selir untuk memastikan kelahiran penerus dinasti Ottoman. hal tersebut menjadi awal mula dari bencana, persaingan yang kemudian terjadi seringkali berakhir dengan kematian dan trauma bagi semua pihak yang terlibat.

Sensus penduduk Istanbul abad ke 17 menunjukkan dari 1242 pria, 1147 memiliki satu istri. 84 pria dengan 2 istri, 7 pria dengan 3 istri dan hanya 4 pria dengan 4 istri. hal ini berlanjut hingga abad ke 19, diketahui via dokumen warisan dari 361 pria, sebanyak 353 memiliki hubungan monogami (beristri satu). hal ini terjadi karena keinginan untuk mewariskan estate dan kekayaan keluarga secara utuh kepada generasi berikutnya yang hanya mungkin dengan satu orang pasangan.

Sebab dari poligami sendiri bagi Sultan Ottoman karena mereka lebih banyak berdarah "eropa" daripada Turki. sejak moyangnya menikah dengan putri-putri kerajaan eropa dan para kakeknya menikah dengan budak asal kaukasus, maka anak cicit mereka secara genetik mirip dengan orang eropa timur. karena itu pasangan Kekaisaran Ottoman sesama "bule" semakin lama relatif kurang subur seperti halnya pasangan Kerajaan eropa lainnya.

Sedemikian jauh mereka dari asalnya sebagai orang Turki sehingga para Padishah Sultan memiliki kulit putih pucat, hidung mancung, mata biru dan juga terkadang rambut pirang. ketika Ottoman menguasai wilayah balkan, anatolia, siria, mesir, afrika utara dan juga arab sebagai Kekaisaran Turkic ternyata penguasanya lebih mirip orang eropa daripada Turki. apalagi pemerintahan mereka dikuasai oleh budak kasim kulit putih beserta Janissaries yang bukan orang asli Turki.
sultans favourite enjoying cofee
Wanita di dalam Harem bersama pelayannya yang sama-sama bukan penduduk asli Turki

Tradisi dalam Seraglio bertahan hingga era Ahmed I yang naik takhta 1603. ketika itu Mustafa I adiknya dibiarkan hidup karena memiliki gangguan mental sehingga dianggap tidak berbahaya. alasan lainnya karena sang Sultan belum memiliki putra sehingga adiknya berfungsi sebagai cadangan. memang para Padishah dan Valide Sultan tidak selalu memberikan perintah "pembersihan", cenderung menyerahkannya kepada putra mahkota.

Uniknya para duta besar eropa melihat bahwa Ahmed I betulan menyukai adiknya sehingga tidak mungkin menyakitinya. ketika sang Sultan wafat untuk pertama kalinya Kekaisaran Ottoman dirudung masalah suksesi. setelah sekian ratus tahun terbiasa dengan satu orang calon, sekarang ada beberapa pangeran yang memiliki klaim yang sama. akhirnya mereka memilih Mustafa I daripada Osman anak Ahmed I karena lebih bisa diajak bekerjasama.

Hal tersebut kemudian memunculkan tradisi baru untuk memilih anggota Kekaisaran tertua sebagai Sultan. hal ini secara resmi mengakhiri tradisi pembunuhan dimana sekarang para pangeran dibiarkan hidup setelah suksesi terjadi walaupun seberapa bebas dan apakah diijinkan keluar sangat tergantung dari sang Sultan yang berkuasa. di era Selim III tradisi paman diangkat menjadi Sultan sudah dianggap wajar, ia sendiri naik takhta setelah pamannya meninggal.

Kematian Selim III pada 28 July 1808 menjadi babak akhir dari Seraglio. ia menjadi 1-1nya Sultan Ottoman yang dihabisi dengan pedang. pembunuhan yang berlangsung di dalam Seraglio tersebut membuat kompleks Harem tidak lagi disukai. Sultan setelahnya memilih tinggal di istana lain yang lebih mudah mereka kontrol dan amankan. hal ini membuat fungsi serta keunikan budaya dari Seraglio Harem istana Topkapi perlahan memudar dan hilang.
Sultan Abdulmejid paint of his wife
Lukisan salah satu selir yang dibuat oleh sang Sultan Abdulmejid II sendiri, penguasa terakhir Ottoman

Hilangnya institusi Harem Kekaisaran istana Topkapi tidak membuat para Sultan Ottoman berikutnya mampu bangkit dari keterpurukan. pada akhirnya sejarah mencatat bahwa Seraglio yang dibuat untuk menjamin masa depan keberlangsungan dinasti justru menjadi penyebab stagnasi dan kejatuhan Kekaisaran dari dalam. para calon Padishah Sultan yang tumbuh terkurung selama 20 hingga 30 tahun lebih seringkali tumbuh sebagai pribadi yang bermasalah.

Kebanyakan putus asa karena tidak menentunya nasib mereka yang bisa mati kapan saja tergantung dari intrik antar selir di dalam Harem. dalam situasi yang seperti itu mereka mencari pelepasan dengan obat bius dan sebagainya untuk melewati hari. pemberian obat bius juga merupakan salah satu senjata para selir untuk menamatkan anak selir lainnya sehingga terhindar dari kemungkinan suksesi karena fisik dan pikirannya menjadi terganggu.

Apabila pada awalnya para calon Sultan terlatih dengan praktik langsung di wilayah Kekaisaran untuk memerintah dan mengatasi konflik sehingga menguasai urusan politik, militer dan kenegarawanan, Sultan generasi Seraglio rata-rata tidak tertarik dengan urusan pemerintahan. apabila ada yang tertarik sekalipun mereka tidak mampu melaksanakannya karena kurangnya pengalaman sebab mereka baru bisa keluar dari Harem di usianya yang sudah tidak lagi muda.

Walaupun menjadi sumber imajinasi sebagai sebuah tempat dimana pria berkuasa atas wanita, tetapi Harem Kekaisaran pada kenyataannya justru menjadi alat kekuasaan bagi wanita untuk menguasai pria dan pemerintahan. para Valide Sultan dengan sengaja memilih Sultan penerus yang lemah agar bisa diatur olehnya untuk menjamin kelanggengan kekuasaan dan kekayaan dirinya di dalam Seraglio. institusi Seraglio praktis menjadi kasus pagar makan tanaman.



Referensi menarik untuk sumber bacaan lebih jauh :

http://www.allaboutturkey.com/harem.htm
http://www.bbc.co.uk/programmes/b00bs1y8
http://www.ekrembugraekinci.com/makale.asp?id=556
http://www.exploreturkey.com/exptur.phtml?id=413
https://iqballatif.newsvine.com/_news/2015/03/08/30548116-why-concubines-sex-slavery-and-harems-flourished-under-the-caliphs-and-moguls-the-story-of-rented-wombs
https://www.dailysabah.com/feature/2015/04/08/shedding-light-on-life-in-a-harem-through-ottoman-times
https://ottomanblog.wordpress.com/2009/11/22/top-10-priceless-ottoman-paintings-by-western-artists/
http://www.telegraph.co.uk/travel/artsandculture/2162780/Topkapi-Palace-in-Istanbul-What-really-went-on-in-the-harem.html
http://topkapisarayi.gov.tr/en/content/harem
http://www.turkishculture.org/architecture/harem-1013.htm
http://www.theottomans.org/english/family/harem6.asp
https://en.wikipedia.org/wiki/Abdulmejid_II
https://en.wikipedia.org/wiki/Ahmed_I
https://en.wikipedia.org/wiki/Circassian_beauties
https://en.wikipedia.org/wiki/Concubine
https://en.wikipedia.org/wiki/Eunuch
https://en.wikipedia.org/wiki/Hafsa_Sultan_(wife_of_Selim_I)
https://en.wikipedia.org/wiki/Harem
https://en.wikipedia.org/wiki/Haseki_sultan
https://en.wikipedia.org/wiki/Imperial_Harem
https://en.wikipedia.org/wiki/Kizlar_Agha
https://en.wikipedia.org/wiki/Mihrimah_Sultan
https://en.wikipedia.org/wiki/Murad_III
https://en.wikipedia.org/wiki/Ottoman_court_positions
https://en.wikipedia.org/wiki/Selim_III
https://en.wikipedia.org/wiki/Seraglio
https://en.wikipedia.org/wiki/Suleiman_the_Magnificent
https://en.wikipedia.org/wiki/Topkap%C4%B1_Palace
https://en.wikipedia.org/wiki/Valide_Sultan
https://en.wikipedia.org/wiki/Women_in_the_Ottoman_Empire


SERAGLIO HAREM Kekaisaran Ottoman, Nyata Tanpa Bumbu Mitos Penyedap SERAGLIO HAREM Kekaisaran Ottoman, Nyata Tanpa Bumbu Mitos Penyedap Reviewed by pkn4all on Maret 21, 2017 Rating: 5

Pertempuran Terbesar Abad Pertengahan, Perang Ankara, Ottoman Melawan Timurid

Juni 16, 2016
Masuknya Timurid ke Anatolia pada awal abad ke 15 memulai babak akhir dalam konflik melawan Ottoman. pertempuran skala besar yang melibatkan banyak suku bangsa terjadi di dataran kota Ankara. pertempuran ini merupakan salah satu yang terbesar dalam sejarah dunia lama. begitu luar biasanya jumlah pasukan yang ikut serta sehingga saksi mata eropa sampai takabur menyebutkan Ottoman membawa 1.4 juta pasukan dan Timurid dengan 1.6 juta pasukan.

Sejarawan kuno menulis jumlah kedua pasukan di kisaran 400 dan 800 ribu jiwa. sedangkan keterangan sejarawan abad berikutnya mengisahkan jumlah yang lebih kecil (masuk akal) dan juga lebih mendekati alias hampir seimbang. sejarawan modern berdasarkan dari pertimbangan data populasi kota-kota dan suku-suku yang terlibat menilai angka yang paling realistis adalah 85-100 ribu di pihak Ottoman dan 120-160 ribu di pihak Timurid.
ottoman era helmet
Kekuatan militer Timurid dan Ottoman adalah yang terbesar pada masanya dan sama-sama memiliki rekor tidak terkalahkan

Terlihat kecil? jangan salah, Romawi di Perang Punic mungkin disebutkan 700 ribu jiwa tetapi perang nyatanya terjadi dalam periode 18 tahun. terbagi dalam banyak pertempuran besar- kecil sehingga terdapat double counting, triple atau lebih mengingat prajurit yang selamat kembali dihitung. perang terbesar dalam Perang Punic yakni Pertempuran Zama antara Scipio Africanus dan Hannibal Barca hanya berlangsung antara 30-40 ribu jiwa sudah dengan sekutunya.

Bandingkan dengan pasukan Ottoman dan Timurid di Ankara yang jumlah totalnya hampir menyentuh 300 ribu jiwa. 4x lipat lebih besar daripada Pertempuran Zama yang menjadi puncak dalam Perang Punic. bahkan 6x lipat lebih besar daripada Pertempuran Hattin yang menjadi puncak dalam Perang Salib antara Saladin melawan Crusader eropa. dalam hal jumlah, perang Ankara membuat perang 100 tahun antara Prancis dan Inggris sekalipun terlihat mungil.

dan tidak seperti konflik besar lainnya yang memakan waktu bertahun-tahun, perang Ottoman dan Timurid diselesaikan hanya dalam 1 pertempuran. kedua kerajaan mengetahui siapa lawan yang dihadapi dan beratnya pertempuran yang akan terjadi sehingga keduanya sejak awal sudah habis-habisan. semua kekuatan yang bisa mereka kumpulkan ditumpahkan semua ke dalam satu pertempuran hidup-mati yang jarang disaksikan dunia.

Sedari awal kedua penguasa memperlihatkan kalibernya sebagai ahli militer kelas wahid. Timur sebagai yang lebih senior dalam urusan perang memperlihatkan pengalamannya dengan strategi yang tajam serta penuh muslihat. setelah perang dibuka dengan pasukannya merebut kota Sivas, ia segera bergerak lagi ke utara untuk mengepung kota-kota Ottoman lainnya. di sana Timur dengan sengaja menunggu kedatangan lawannya.
map of anatolia
Perhatikan lokasi kota Ankara, Sivas dan Kayseri pada peta

Mendengar pasukan Timur berada di kota-kota sebelah utara dari Sivas, sultan Bayezid Ottoman melihat sebuah peluang emas. di daerah tersebut terdapat banyak hutan dan pegunungan yang sangat menguntungkan infantri Janissaries miliknya. sebaliknya pasukan berkuda Timurid akan kesulitan untuk bertempur secara efektif. dengan segera pasukannya bergerak kilat ke arah utara Sivas. kecepatan gerak infantri Ottoman yang disiplin dan berpengalaman ketika itu begitu terkenal.

Kabar bahwa Ottoman keluar dari Ankara dan hampir tiba di dekat Sivas membuat Timur menggerakan pasukannya melambung ke selatan. siang-malam pasukannya bergerak mengikuti sungai ke arah Kayseri lalu bersembunyi, menunggu sekaligus istirahat dan membiarkan kuda-kuda mereka merumput. akibatnya pasukan Ottoman tidak menemukan siapapun di sekitar Sivas. Timurid lenyap dan banyak yang menduga Timur menghindar dari konfrontasi.

Tiba-tiba pihak Ottoman mendengar kalau Timur sudah muncul kembali di selatan dan mengarah ke Ankara. Bayezid terkejut tetapi tidak gentar dan segera mengerahkan pasukannya kembali ke Ankara. disiplin infantri-nya diuji dengan forced march 2x berturut-turut. dalam perjalanan pulang pasukan pendahulu menemukan hal yang kurang ajar. pasukan Timurid ternyata menggunakan perkemahan dan sumur yang Ottoman buat ketika melintas beberapa hari yang lalu.

Tidak hanya menggunakan tetapi juga merusak perkemahan tersebut beserta dengan sumber mata airnya. pasukan Ottoman harus bekerja ekstra untuk memperbaiki dan mencari sumber mata air baru padahal mereka diburu waktu. walau didera kesulitan pasukan sang sultan berhasil mencapai Ankara dalam waktu singkat. hanya saja infantri mereka kelelahan setelah total 8 hari forced march puluhan km per hari sejak awal perang.
early 13 century janissaries
Janissaries generasi awal (tengah) abad ke 14, pada waktu itu reputasi mereka belum terlalu terkenal, kanan adalah perwira Byzantine

Kecepatan mereka bukan tanpa hasil, Ottoman tiba dan menemukan pembangunan pertahanan lini belakang Timurid belum selesai. melihat hal ini beberapa jendralnya meminta izin untuk menyerang tetapi Bayezid sadar kalau pasukannya terlalu lelah. ia juga menilai bahwa pertahanan Timurid walaupun sekedar tanah yang ditinggikan dan hanya diperkuat dengan pagar kayu tetaplah sebuah pertahanan yang efektif sehingga tidak bisa diserang dengan gegabah.

Mendengar ini para jendralnya memberikan saran untuk membuat beberapa lapis pertahanan serupa sehingga ketika Timurid menyerang mereka bisa bertempur lalu mundur secara teratur ke arah pegunungan. diharapkan kavaleri Timurid terpancing ke medan yang sulit sehingga bisa dipaksa melambat dan dihancurkan sedikit demi sedikit. Bayezid menolak saran ini, memilih opsi yang lebih agresif yakni pertempuran terbuka.

Ottoman bermalam tanpa usaha perang dan mengistirahatkan pasukannya selagi Timurid membenahi pertahanan mereka. posisi pertahanan pasukan Timur sendiri cukup lumayan dan ditunjang dengan ketersediaan sumber air yang cukup. pagi hari 28 Juli 1402 setelah istirahat semalaman pasukan Ottoman menyiapkan barisan tempur.

Pagi itu Timur sudah menyiapkan kejutan untuk mereka. ketika kedua pasukan mendekat barulah Ottoman menyadari bahwa pasukan Timurid jauh lebih besar daripada yang mereka duga. penambahan kekuatan militer Timurid terjadi karena kelihaian politik Timur yang sudah menjalin hubungan dengan lawan-lawan Bayezid yang sekarang bergabung dengannya melawan Ottoman.
timur and his allies
Bayezid membuat banyak musuh dalam ekspansi Ottoman dan Timur dengan jeli mengumpulkan mereka semua

Sebelumnya semua pihak menganggap kalau Ottoman memiliki pasukan yang lebih besar dengan komposisi mayoritas infantri, sedangkan Timur berjumlah lebih kecil tetapi berkuda. ternyata Timur sekarang lebih superior dalam hal jumlah maupun kepemilikan pasukan berkuda. lokasi yang dipilih pun sudah tepat dan cocok bagi jenis pertempuran yang ia inginkan.

Jumlah dan keberagaman pasukan Timurid mengagumkan siapapun yang melihatnya. kavaleri mongol dari Chagatai, kavaleri ringan dan berat dari Persia, kesukuan Turkic-Tatars, juga Knight Georgia yang diperkuat dengan sejumlah infantri Anatolia dan kontingen gajah perang India. keberagaman suku bangsa yang digelar oleh kedua belah pihak yang bertikai membuat seakan-akan pasukan dari seluruh dunia tumpah di Anakara dalam satu peperangan besar.

Barisan sebelah kiri Timurid dipimpin oleh Shahrukh, sebelah kanan dipimpin oleh Miranshah. keduanya adalah putra dari Timur, sedangkan pada pasukan tengah yang terbesar dipimpin oleh Putra Mahkota yakni Muhammad Sultan. Timur sendiri membawahi pasukan cadangan untuk membantu apabila ada anak-cucunya yang kesulitan.
timurid armies
Barisan kavaleri berbagai bangsa di bawah panji Timurid

Menghadapi ini Bayezid tidak tergesa-gesa, ia dengan percaya diri memulai pertempuran sekitar pukul 10 siang. waktu yang ideal, bukan pemilihan waktu pihak yang putus asa atau mencoba peruntungan dengan cara-cara lain. strategi Ottoman adalah dengan melebarkan formasi infantri mereka lebih lebar dari lawannya. gerakannya bertujuan untuk meredam, menangkap serta menjepit ruang gerak pasukan berkuda Timurid.

Pada sisi kiri (sayap kanan Ottoman) terdapat gabungan pasukan berkuda ringan kesukuan Turkic-Tatars, campuran infantri kesukuan se-Anatolia dan diperkuat dengan kontingen kavaleri Kipchacks. sisi ini dibawah kendali Sulaiman Celebi, salah satu putra Bayezid.

Sisi kanan (sayap kiri) Ottoman terdiri dari pasukan gabungan yang dipimpin oleh Stefan Lazarevic, ipar sang Sultan. ia membawahi kontingen besar kesatria berbaju besi asal Serbia berupa infantri berat dan kavaleri berat. pasukannya diperkuat dengan sejumlah besar barisan infantri dan kavaleri kesukuan Turkic.

Sedangkan di tengah terdapat Sultan Bayezid bersama beberapa anaknya membawahi pasukan Janissaries yang berseragam khas beserta infantri gabungan lainnya. di belakang mereka bertindak sebagai cadangan ditaruh pasukan kavaleri berat Sipahi yang terkenal. mereka adalah senjata pemukul terkuat yang dimiliki oleh pasukan Ottoman.
battle line at Ankara
Pergelaran pasukan kedua kubu dengan Ottoman di Utara, dan Timurid di Selatan

Ottoman memulai penyerangan dari kedua sayap menyerbu kedua sisi pasukan Timurid. pertempuran hebat segera terjadi, di sisi kiri (sayap kanan Ottoman) berjalan sengit dimana pasukan gabungan kesukuan mereka dipukul mundur oleh kavaleri panahan Timurid yang lebih unggul karena dukungan dari kavaleri mongol dan asia tengah. sebaliknya di sisi kanan perang berjalan dengan baik bagi Ottoman dimana serangan kavaleri kesatria Serbia berhasil mendobrak kavaleri Timurid.

Armor hitam yang Kesatria Serbia gunakan tahan terhadap panah sehingga kavaleri berat mereka pada satu kesempatan bisa menyerbu masuk ke dalam barisan Timurid. namun melihat salah satu sayapnya maju terlalu jauh sehingga risiko terpisah dari induk pasukan, Bayezid memerintahkan mereka untuk mundur. Stefan membawa pasukannya mundur walaupun korban berjatuhan karena tanpa henti diserang oleh lawan.

Pertempuran berjalan dengan sengit khususnya pada jam pertama pertempuran yang memakan korban puluhan ribu prajurit dari kedua pihak. secara bergelombang tiap grup pasukan maju satu demi satu menggantikan sekutunya yang kelelahan. baik Ottoman maupun Timurid masih terlihat imbang walau pertempuran sudah berlangsung hampir 2 jam.
turkic tatars horseman
Penunggang kuda panahan atau kavaleri ringan kesukuan Turkic (Turki) yang digunakan oleh kedua belah pihak

Lewat tengah hari perubahan besar pertama terjadi, Timur memberikan kejutan yang kedua. di tengah pertempuran, ia mengalihkan arus sungai yang mengalir ke utara (arah Ottoman). sudah beberapa lama ia menyiapkan sebuah bendungan tetapi sengaja memilih waktu yang tepat. pasukan Ottoman sangat terkejut ketika mendapati sungai di tempat mereka perlahan mengering sampai habis.

Moral mereka terganggu karena didera ketiadaan air minum di tengah kelelahan perang, terik matahari musim panas dan debu dari pergerakan kavaleri. belum lagi kenyataan bahwa sumber mata air lainnya di area sekitar sudah dirusak oleh lawan. satu-satunya anak sungai lainnya ada di belakang barisan Timurid, sedangkan sungai lainnya terletak jauh di sebelah barat melewati pegunungan.

Pada saat itu, sisi kiri (sayap kanan) Ottoman mendadak berantakan. ini adalah kejutan terakhir dari Timur. ternyata pihaknya sudah berhubungan erat dengan suku-suku Tatars di pihak Ottoman. agen-agennya yang sudah ditanam dari jauh-jauh hari berhasil memutar loyalitas mereka. bagi pasukan Tatars, perang berjalan buruk sedari awal. sekarang mereka dilanda kehausan sedangkan pasukan Timur tampak tidak terkalahkan, apalagi ada gajah perang yang membuat mereka takut.

Dalam situasi demikian suku Turki dari Karaman, Aydin, dan Menteshe yang melihat panji-panji tuannya berkibar diantara pasukan Timurid seketika berkhianat dan melawan Ottoman mantan sekutunya sendiri. pengkhianatan mereka membuat sayap kanan Ottoman yang sudah tertekan oleh keunggulan serangan Timurid tidak sanggup bertahan lebih lama lalu pelarian masal mulai terjadi.
turkic horseman 13-15 century
Pasukan kesukuan Turkic-Tatars yang kehancurannya dipercepat karena terjadi pengkhianatan diantara sekutu mereka

Tetapi pada sisi tengah ceritanya berbeda. ketika melihat pelarian Ottoman di sisi kiri, kavaleri Timurid di tengah melakukan penyerbuan besar. infantri gabungan dan Janissaries membuktikan nama besarnya dengan aksi panahan. dari posisi berdiri atau stasioner dengan akurat mereka berduel dengan pasukan berkuda panahan lawannya. kavaleri tengah Timurid menderita korban berat, gagal menjebol masuk dan dipukul mundur.

Perang di sisi kanan juga terus membuahkan hasil bagi Ottoman dimana sekali lagi Stefan sukses menjebol pasukan Timurid. kembali ia mundur sebelum menerobos terlalu jauh karena tingginya komposisi barisan berkuda lawan yang membuat pertempuran berjalan agak aneh bagi mereka. lebih mirip dogfight daripada penyerbuan tradisional ke barisan infantri lawan seperti umumnya terjadi.

Pada sisi kiri, kavaleri berat Sipahis dikeluarkan untuk menstabilkan sayap kanan Ottoman. dengan segera berhasil membalas kavaleri Timurid dan menyelamatkan sekutunya yang tersisa dari kehancuran. namun hal tersebut membuat Bayezid sudah mengeluarkan semua kartunya. ternyata Timur sudah menunggu saat seperti ini dan merasa sudah tiba waktunya untuk acara utama.

Timur memerintahkan pasukan elit Samarkand dan rombongan gajah perang turun ke gelanggang pertempuran. dipimpin oleh putra mahkota, mereka menyerbu barisan tengah Ottoman yang sudah dilanda keletihan dan kehausan. bersamaan dengan kontingen penyerbuan sebelumnya serangan mereka berubah menjadi serangan total. segenap pasukan Timurid di tengah berkomitmen untuk merebut posisi Ottoman mati-matian.

Menghadapi serangan gencar lawannya yang masih segar, bahkan infantri gabungan Anatolia yang berintikan pasukan Janissaries tidak mampu bertahan lama. barisan tengah Ottoman hancur setelah gagah bertahan sampai saat-saat terakhir, mereka lenyap ditelan kavaleri elit Timurid yang melanda seluruh bagian. Bayezid mundur ke arah pegunungan bersama beberapa ratus Janissaries, ia masih memiliki kontingen kavaleri berat Sipahis dan Serbia yang terus bertahan pada sebuah bukit.
ottoman sipahis
Kavaleri berat Sipahis dan Infantri kesukuan Ottoman abad ke 13-15

Sebelumnya Stefan sudah memohon kepada Bayezid untuk kabur bersamanya. setidaknya 2x ia mencoba meyakinkan sultan setelah melihat sebagian pasukan kesukuan berkhianat. tiap kali ia membuktikan kemampuan pasukannya dengan menerobos pasukan Timurid lalu kembali. tetapi Bayezid menolak walaupun pasukannya semakin didera kelelahan dan kehausan.

Sang Sultan berusaha membeli waktu agar perhatian Timur tetap tertuju kepadanya sehingga putranya Sulaiman Celebi yang sudah mundur bisa lari dengan selamat. akhirnya pada kali ke 3, Bayezid meminta Stefan untuk menerobos kepungan tanpa dirinya, lalu coba bergabung dengan anaknya. ia juga menitipkan rombongan pembawa harta kesultanan untuk diselamatkan.

Maksudnya adalah untuk membuat perhatian pasukan Timurid terpecah antara kontingen Stefan bersama rombongan harta kesultanan dan diri sang Sultan. Bayezid sendiri bersama beberapa Janissaries dan Sipahis melarikan diri ke rute pegunungan karena pertahanan mereka sudah berada di titik penghabisan. setidaknya usaha pertahanan terakhir mereka bisa bertahan hingga sore hari.

Kans mereka melarikan diri semakin membesar seiringan dengan terbenamnya matahari. tetapi menjelang gelap di tengah rute pegunungan rombongan mereka disergap oleh pasukan Timurid yang sudah berkeliaran di pegunungan. Bayezid terjatuh ketika kuda miliknya terluka dan ia pun tertangkap hidup-hidup bersama dengan seorang putranya dan beberapa pengawal yang tersisa.
bayezid yildirim captured
Hanya kali ini dalam sejarah perang Ottoman dimana seorang Padishah Sultan berhasil ditangkap dan disandera

Perang Anakara berakhir sudah setelah berjalan selama 7 jam untuk kemenangan mutlak Timurid. Sultan Bayezid tertangkap dan separuh pasukannya hancur. hanya sebagian kecil bersama dengan salah 1 putranya dan kontingen pasukan Serbia yang berhasil melarikan diri. sedangkan pasukan kesukuan Turkic-Tatars sebagian memang sudah berkhianat dan terus memihak Timurid, sebagian lainnya yang tersisa kemudian ikut menyerah.

Di Ankara korps gajah india yang dahulu di Delhi dikalahkan dengan telak oleh Timurid ternyata menyumbang peranan yang besar. dengan penggunaan yang lebih terencana dan tidak gegabah potensinya dapat dimaksimalkan. gajah perang bisa menjadi tembok penghalang ataupun pendobrak yang fleksibel, menakutkan bagi infantri ataupun pasukan berkuda lawan.

Kemenangan ini sendiri juga dibayar mahal oleh Timur, putra mahkota Muhammad Sultan yang merupakan cucu kesayangannya terluka ketika pasukannya dengan berani merangsek masuk ke dalam barisan Bayezid. beberapa hari setelah kemenangan besarnya dimana ia berhasil mengalahkan dan menangkap pemimpin lawan, putra mahkota Timurid akhirnya meninggal karena luka-lukanya.
timurid empire on world atlas
Kerajaan Timurid pada titik puncaknya, perhatikan Anatolia, kota Damascus, Baghdad, golden horde Russia dan Cagathai sebagai vassal tidak ikut dimasukkan

Soal kemampuan militer, Timur sejajar dengan penguasa besar seperti Alexander dan Genghis Khan. tetapi Timur seperti Saladin pada awalnya kurang begitu dikenal. kedua tokoh tersebut justru lebih dikenal di eropa atau budaya barat baru kemudian popularitasnya terbawa kembali ke daerah asalnya. Uzbekistan yang memiliki kota Samarkand baru menggali sejarah Timurid setelah era kejatuhan Soviet sebagai bagian dari pencarian jati diri bangsa.

Adapun sebab utama dari kurang dikenalnya mereka adalah karena urusan suku. Saladin berasal dari suku Kurdi sedangkan Timur berasal dari keturunan mongol. hal tersebut membuat mereka tidak populer bagi peradaban arab. keberhasilan Saladin dan kejayaan Timur yang bukan sosok asli arab membuat mereka minder. apalagi mengingat Timur mengalahkan Bayezid Yildirim Ottoman yang merupakan bagian dari kebanggaan sejarah masa lampau.
saladin as hero
Hampir 1 abad dunia arab dikuasai crusader eropa, adalah Saladin yang mengalahkan dan mengusir mereka. uniknya adalah bangsa barat yang mengingatnya dalam sejarah

Padahal kesuksesan Timur memberikan pengalaman psikis berharga kepada semua suku bangsa di asia kecil, timur tengah, persia dan asia tengah yang disatukan dalam satu panji kerajaan. pengalaman tersebut bersamaan dengan Saladin ratusan tahun sebelumnya memungkinkan penguasa setelahnya untuk melanjutkan persatuan wilayah yang sangat rawan konflik kepentingan antara ribuan suku besar kecil yang hidup bersama-sama.

Timurid membuka jalan bagi persatuan mesopotamia tetapi adalah Ottoman yang mampu memanfaatkan kesempatan tersebut. Ottoman selepas Bayezid dengan cepat keluar dari kekalahan serta perang saudara lalu kembali berekspansi melebihi sebelumnya. berbeda dengan Timur, Bayezid dan ayahnya Murad I sudah meletakan dasar birokrasi dan administrasi pemerintahan yang solid sehingga kesultanan mereka bisa diselamatkan.


# Artikel merupakan bagian dari trilogi Timurid
  1. Kerajaan Besar yang Terlupakan, Awal Sejarah Dinasti Timurid
  2. Kejayaan Tamerlane, Perang Persia, Golden Horde, dan Gajah India
  3. Sultan Bayezid Yildirim Ottoman, Pemenang Anatolia, Balkan serta Perang Terakhir

Bonus : Kutukan Makam Timurid yang Menjadi Kenyataan

Pertempuran Terbesar Abad Pertengahan, Perang Ankara, Ottoman Melawan Timurid Pertempuran Terbesar Abad Pertengahan, Perang Ankara, Ottoman Melawan Timurid Reviewed by pkn4all on Juni 16, 2016 Rating: 5

Sultan Bayezid Yildirim Ottoman, Penguasa Anatolia dan Balkan

Juni 11, 2016
Kematian Sultan Murad I dalam pertempuran di Kosovo membuat pangeran Bayezid naik menjadi pemimpin. walaupun sang sultan menjadi korban tetapi pasukan Ottoman berhasil mengalahkan kerajaan Serbia yang menjadi lawannya. di akhir pertempuran Bayezid segera memanggil adiknya yang masih memimpin sebagian pasukan ke dalam tendanya. ketika masuk sang adik langsung dijerat hingga tewas untuk mengamankan suksesi kesultanan dari ancaman pemberontakan.
Bayezid I, Ottoman Sultan
Sultan Bayezid I, dijuluki Yildirim yang berarti Kilat (Thunderbolt)

Jauh dari kesan muda atau tidak berpengalaman, Bayezid sudah memiliki reputasi sebagai gubernur dan pemimpin yang agresif. ia mewarisi keahlian militer ayahnya yang merupakan pendiri korps Janissaries. seperti lazimnya pergantian pemimpin, awal pemerintahannya diuji dengan beberapa pemberontakan. sebagai Padishah Sultan Ottoman dengan cepat ia menumpas pemberontakan demi pemberontakan dan membuktikan kualitasnya sebagai pemimpin.

Kecepatan gerak pasukannya yang tampak bisa ada di eropa (balkan) dan anatolia (asia kecil) dalam konflik yang berdekatan membuatnya dijuluki yildirim atau kilat. setelah selesai menjaga stabilitas kesultanan dengan menempatkan orang-orang kepercayaannya, Bayezid melancarkan ekspansi wilayah. ia meneruskan usaha ayahnya yang membawa Ottoman dari sebuah kekuatan kecil hingga menjadi yang terbesar di Balkan yang pengaruhnya terasa hingga eropa dan asia.

Sebagai Sultan ia mengambil istri seorang putri Serbia yang memantapkan posisinya di pintu eropa. pernikahan tersebut juga mendatangkan korps kavaleri berat Serbia yang terkenal kuat ke dalam pasukannya. ditambah dengan pasukan Janissaries yang semakin matang, pada saat itu kekuatan militer Ottoman menjadi yang terkuat di kawasan menggantikan Romawi Timur yang masa-masa kejayaannya sudah usai ratusan tahun silam.
Map of Anatolia 1300
Lihat bulatan merah bernama Osman? 80 tahun kemudian di era Murad I dan Bayezid hampir seluruh Anatolia dikuasai

Ottoman berhasil menguasai Anatolia dengan mengalahkan penguasa muslim lainnya. untuk menjaga imagenya sebagai kerajaan muslim, Bayezid mengusahakan fatwa dan manuver politis untuk mendapatkan pembenaran atau invasi dan aneksasi yang ia lakukan. ia hanya berhenti merebut wilayah tetangganya ketika takut kehilangan dukungan suku-suku daerah yang prajuritnya menjadi bagian penting dari pasukannya.

Selain itu Bayezid juga menghindari terlihat sebagai musuh bersama bagi kerajaan muslim lain di sekitarnya. apabila situasi mulai panas maka sang sultan akan mengukuhkan imagenya sebagai kesultanan muslim yang taat dan membawa pasukannya menyebrang ke Balkan untuk kembali memerangi kerajaan eropa yang beragama lain. setelah situasi di Anatolia mulai terkontrol maka ia akan kembali memerangi kerajaan tetangganya.

Pada kancah eropa kerajaan Bulgaria hingga Yunani utara dikalahkan oleh Ottoman. pasukannya baru bisa dihentikan di Wallachia oleh nenek moyang Vlad III yang berperang di hutan lebat dan rawa-rawa. pada saat itu Bayezid sudah berkuasa di 2 "dunia" yang terpisah oleh selat Bosporus yakni Anatolia di asia dan Balkan di eropa. tidak selalu mulus, keberadaan pasukannya di satu sisi membuat wilayah di sisi lainnya memberontak.

Tidak tenang dengan keadaan ini Bayezid memanggil semua kepala pemerintahan yang menjadi sekutunya. ia menunjukkan kuasanya dengan memanggil para raja sekaligus dan mengancam apabila ada yang tidak setia terhadapnya. kejadian tersebut membuat kaisar Manuel II dari Byzantine takut dengan keselamatan dirinya sehingga pada panggilan berikutnya ia tidak bersedia datang. akibatnya sang Sultan murka dan mengepung Konstantinopel, ibukota Byzantine.
constantinople walls
Tembok kota Konstantinopel mampu bertahan dalam kepungan selama 8 tahun

Untuk menyelamatkan Konstantinopel dari kepungan Ottoman, pasukan salib (crusader) kembali dibentuk di eropa. pasukan koalisi eropa berjumlah hampir sama besar tetapi dapat dikalahkan secara telak oleh Bayezid. korps Janissaries miliknya terbukti mampu bertahan dari serangan kavaleri berat eropa yang ditakuti sehingga bersumbangsih besar terhadap kemenangan. selagi pengepungan diteruskan kembali, fokus pikiran Bayezid dipenuhi urusan lainnya.

Ada seorang penguasa besar lainnya di asia yang memenuhi pikirannya. Bayezid berhubungan dengannya setelah naik takhta. berhadapan dengan seorang penguasa senior yang hampir seumuran dengan almarhum ayahnya, ia diperlakukan bagaikan anak kecil sehingga hubungan antar tetangga ini tidak harmonis. apalagi sebagai sesama penguasa besar gesekan kepentingan politik dan wilayah rawan terjadi seiringan dengan ekspansi kedua kerajaan.

Setelah keruntuhan kerajaan Mamluk yang menjadi buffer diantara keduanya maka surat-menyurat antar keduanya semakin memanas. semakin hari semakin menjadi dengan ejekan serta hinaan secara terselubung. bahan ejekan tidak akan habis karena keduanya mengaku sebagai pejuang agama (Ghazi) tetapi nyatanya sama-sama lebih sering berperang melawan kerajaan muslim lainnya dan mengambil wilayah serta kekayaannya demi kepentingan pribadi.

Pedasnya hubungan mereka berdua membuat Bayezid nekad menyerang beberapa kerajaan kecil yang dilindungi oleh lawannya. hal tersebut membuat penguasa tua tersebut kesal apalagi sekarang Bayezid mulai mengejek harem miliknya, sebuah urusan yang sangat tabu untuk dibicarakan.

Padishah Sultan Bayezid mungkin berpikir bahwa lawannya hanyalah seorang kakek tua yang seharusnya sudah sakit-sakitan di usianya yang hampir 70 tahun. karenanya ia tidak merasa takut, apalagi pada saat itu pasukan Ottoman begitu besar dan merupakan pemenang dalam berbagai konflik. bahkan sanggup meladeni pasukan koalisi eropa sendirian dan menang. suatu prestasi yang menyamai Dinasti Ayyubid pimpinan Saladin beberapa ratus tahun sebelumnya.
Tamerlane
Sayangnya yang menjadi lawan dari Bayezid adalah penguasa yang satu ini

Bayezid benar-benar memilih lawan yang berat. adalah Timur dari Kerajaan Timurid yang ia buat kesal. bahkan di usia yang mendekati 70 tahun Timur masih aktif berperang di seantero asia tengah. sejak menguasai Delhi dan menumpas pasukan gajahnya yang terkenal, pasukannya tidak berdiam lama. berturut-turut berperang di Georgia, lalu Syria dengan menghancurkan kota Aleppo dan Damascus. selanjutnya Baghdad menjadi korban dalam sebuah perang brutal.

Hubungan dengan Timur berada di titik nadir ketika keduanya saling melindungi pihak-pihak yang bermusuhan dengan lawannya. Timur mengumpulkan musuh-musuh Ottoman sedangkan Bayezid melindungi pemberontak Timurid. untuk mencairkan suasana dan menghindari perang, Timur menawarkan perdamaian asalkan pemberontak yang bersembunyi di Ottoman dipulangkan.

Pada saat itu Timur sebenarnya agak risih untuk berperang dengan Ottoman yang sedang bertempur melawan kerajaan eropa yang dipromosikan sebagai perang agama oleh Bayezid. tawaran perdamaian ini relatif menguntungkan Ottoman dengan mengamankan lini belakangnya dari serangan lawan, tetapi Bayezid menolaknya. ia semata-mata melihat bahwa perang diantara mereka sebenarnya tidak akan bisa dihindari sehingga menolak berbasa-basi.

Tentu sang Sultan tidak gegabah, ia sudah memperhitungkan apa yang akan terjadi apabila Timur menyerang ketika ia masih sibuk di Balkan. menurutnya biarkan saja pasukan Timurid masuk jauh ke dalam wilayahnya sehingga ia bisa bertempur di wilayah yang sudah dikenal dengan baik oleh pihaknya. ia menggunakan wilayahnya sebagai pancingan. pemikiran ini membuat Bayezid meneruskan perang ke eropa tanpa menunggu balasan surat dari Timurid.

Betul saja, pasukan Timurid dilaporkan bergerak masuk ke dalam wilayah Ottoman. utusan pun dikirim dengan membawa berbagai hadiah sesuai tradisi ketika menyambut penguasa lainnya. dalam pertemuan sang utusan sebagai tuan rumah akan menanyakan niatan lawannya, apakah hendak bertamu ataukah memiliki maksud lainnya (perang). Timur sang penakluk asia tengah sudah masuk jauh ke dalam wilayah Ottoman ketika utusan tersebut berhasil menemukan pasukannya.

Timur menjamu sang utusan tetapi menolak semua hadiah yang diberikan dan bersikeras terhadap beberapa klaim yang selalu diperdebatkan dengan Bayezid. sebagai balasan atas keramahan sang utusan ia memperlihatkan parade militer pasukannya yang terdiri berbagai bangsa yang dibawa dari seluruh daerah taklukannya di seantero asia tengah hingga india.
Turkic warrior in sacked city
Sadar akan reputasi militer Timur, Bayezid mengumpulkan semua prajurit yang ia miliki

Parade tersebut tentu mengagumkan, dimulai dari satuan-satuan kavaleri kesukuan asia tengah, kavaleri khas mongol, kavaleri berat persia, kavaleri eropa timur, hingga unta perang dan gajah india berbaris melewati mereka sambil menyatakan sumpah setia kepada Timur. Ottoman tidak terkejut dengan jawaban tersebut, Bayezid menunda pengepungan Kosntantinopel lalu membentuk sebuah pasukan gabungan dari seluruh wilayahnya menuju ke Ankara.

Pihak Ottoman menduga kalau Timur yang memiliki komposisi mayoritas pasukan berkuda akan memilih berperang di sekitar kota Ankara. alasannya karena vitalnya kota tersebut bagi penguasaan Anatolia dan adanya dataran lapang yang luas di sekitarnya yang cocok untuk pertempuran kavaleri. tetapi ketika mereka mencapai Ankara ternyata pasukan Timurid menyerang kota-kota lain di wilayah utara yang kebanyakan adalah hutan dan area pegunungan.

Bayezid yang pasukannya sebagian besar adalah infantri (Janissaries) melihat adanya kesempatan emas dan segera bergerak cepat ke utara. ia berharap bisa memaksakan perang di medan hutan dan gunung yang akan sangat menguntungkan pasukan infantri miliknya melawan pasukan berkuda Timurid. tetapi gerakan Timur jauh lebih cepat dari yang diperkirakan oleh sang Sultan.

Sedari awal pasukan Timur bergerak cepat ke seluruh Anatolia, meratakan kota demi kota secara acak sehingga sulit diperkirakan oleh pasukan pertahanan Ottoman. kecepatan gerak dan tujuannya yang tampak acak membuat pasukan penjaga Ottoman linglung dan malah dihancurkan ketika tidak siap. rahasia dari kecepatan gerak Timurid adalah inti pasukan yang 100% ahli berkuda sehingga mampu melalui medan berat sekalipun dengan cepat.

Sejumlah infantri dan pasukan gajah perang yang lebih lamban secara pintar disembunyikan dari perhatian lawan dan bergerak pada rute yang berlainan dengan induk pasukan berkuda Timurid. tidak sulit menyembunyikan pergerakan kontingen yang berbeda ini karena pasukan utama mereka terus menyerang berbagai kota dan hadir di tempat lainnya sehingga sulit bagi lawan untuk menyadari keberadaan pasukan yang terpisah.
Timurid army movement in anatolia
Rute pergerakan pasukan Timurid di tahun yang sama, perhatikan beratnya medan berdasarkan dari topografi wilayah

Ketika Timur mendengar pasukan Ottoman bergerak ke utara, ia mungkin tersenyum karena jebakannya mengenai sasaran. dengan segera ia memacu pasukannya bergerak melambung ke selatan mengikuti sungai. jauh di selatan mereka beristirahat beberapa waktu sebelum akhirnya mengarah ke Ankara. dalam perjalanan pasukan Timurid menemukan perkemahan dan sumur buatan Ottoman yang baru melintas beberapa hari sebelumnya, lalu mereka gunakan dengan senang hati.

Pasukan Timurid mencapai Ankara tanpa perlawanan berarti sehingga bebas memilih posisi paling strategis dan menjalankan pengepungan terhadap kota tersebut. Bayezid terkejut ketika mendengar pasukan Timur yang sedang dicarinya di utara ternyata sudah berada di belakangnya dan sedang mengepung Ankara. mau tidak mau ia harus bergerak kembali ke Ankara, setidaknya ia masih yakin pasukannya berjumlah lebih besar daripada lawannya.

Timur sendiri mengetahui bahwa Bayezid berbeda dari lawan-lawannya terdahulu, kelasnya sebagai pemimpin militer berada di level yang sama tinggi. pasukan Ottoman juga lebih besar, kenyang pengalaman perang dan inovatif dengan korps Janissaries yang membuatnya efektif. ia menyadari bahwa pertempuran ini akan jauh lebih berat sehingga sedari awal sudah mengambil pasukan segar dari Samarkand untuk menambah jumlah pasukannya.

Bawahan Timur pun sebenarnya pada awalnya menentang perang karena jumlah pasukan Ottoman jauh lebih besar. apalagi pasukan Timurid sudah 3 tahun berperang tanpa jeda istirahat panjang. ditambah dengan ramalan yang kurang baik, tetapi Timur berkata, "hanya yang Di Atas yang bisa memberikan kemenangan, tidak ada hubungannya dengan jumlah!" ia lalu mencari astrologer lain yang bisa menyimpulkan ramalan yang lebih baik.

Kedua pasukan akhirnya bertemu di Ankara pada 20 Juli 1402.
battle of ankara army positioning
Ankara terletak di bagian bawah peta, sedangkan warna coklat tua mewakili area pegunungan

Tepat pukul 10 siang pertempuran dimulai, tercatat puluhan ribu prajurit meninggal dalam jam pertama pembukaan perang yang berlangsung begitu ganasnya. sedari awal kalah strategi, faktor kelelahan dan kemudian terjepit, infantri Ottoman walaupun bertempur dengan gagah akhirnya harus menerima kekalahan. hasil yang pahit ini dipercepat dengan pengkhianatan pasukan kesukuan Tatars Ottoman yang meruntuhkan moral mereka.

Sultan Bayezid tertangkap beserta dengan seorang anaknya sedangkan sisa pasukan Ottoman yang bisa melepaskan diri dari kepungan melarikan diri ke segala arah. dalam pelarian banyak yang ditolong oleh musuh lamanya sendiri yakni Byzantium (Romawi Timur) ketika hendak menyebrang ke Balkan atau tempat lainnya. persekutuan unik ini terjadi karena keduanya sama-sama takut dengan Timur yang tampak jauh lebih mengerikan dari Ottoman.

Kerajaan eropa di sekitarnya memilih menolong musuh yang sudah dikenal daripada menghadapi musuh baru yang lebih jauh kuat. bahkan angkatan laut Venesia yang bermusuhan dengan Ottoman bersedia menolong dan mengantarkan para pelarian ke wilayah yang aman. berbeda sikap dengan mereka, kerajaan eropa lainnya justru menyambut baik kemenangan Timur atas Bayezid yang membebaskan daratan eropa dari ancaman Ottoman.

Timur menyambut delegasi dari eropa yang membawa ucapan selamat. sudah sejak lama ia berhubungan dengan mereka dan mengharapkan peningkatan hubungan dagang yang lebih baik di kawasannya. pada saat yang bersamaan hampir semua kerajaan di sekitarnya termasuk Byzantium meminta perlindungan (tunduk) kepada Timurid. dalam hal ini tidak seperti Bayezid, Timur tampak cenderung murah hati, luwes dalam pergaulan internasional.

Sisa wilayah Ottoman di Anatolia menjadi bulan-bulanan pasukan Timur yang melanjutkan perang. mereka juga menyerang beberapa kota kerajaan kristiani sekutu Ottoman yang menolak tunduk terhadap kekuasaan Timurid. tidak lama kemudian Timur mengundurkan diri ke Samarkand setelah mengurus daerah kekuasaan barunya tersebut. ia tidak tertarik melakukan perang lebih lanjut terhadap Ottoman asalkan sultan terbarunya bersedia tunduk kepadanya.
Bayezid I in captiviy met with Timur
Luisan Timur mengunjungi Bayezid dalam tahanan, tetapi sebenarnya ia diperlakukan jauh lebih baik

Bertentangan dengan yang diberitakan di eropa, Timur memperlakukan Bayezid dan anaknya dengan baik. ia diterima dalam kerajaannya sebagai seorang tamu agung. sayangnya setahun kemudian Bayezid menurun kesehatannya karena berbagi faktor lalu meninggal. Timur berkabung untuknya dan memperbolehkan anak Bayezid untuk terus berlindung di kerajaannya karena diburu oleh saudaranya dalam perang suksesi memperebutkan mahkota Ottoman.

Kemenangan atas Ottoman sendiri menuntaskan perang Timur di barat. ia menambah Anatolia dalam daftar kekuasaannya, menegaskan bahwa tidak ada lawan yang tidak bisa ia kalahkan. dua tahun setelah Ankara, Timur mempersiapkan sebuah perang untuk menuntaskan satu-satunya "masalah" yang masih mengganjal yakni dinasti Ming di China. ia berangkat pada akhir tahun 1404 dalam musim dingin dengan alasan adanya ramalan yang baik.

Kemungkinan kematian Bayezid yang hampir seusia anaknya sendiri membuat Timur menyadari kerapuhan dirinya dan memutuskan untuk bertindak secepatnya selagi "masih ada umur". tetapi kali ini nasihat dari para pemimpin militernya untuk menunggu lewatnya musim dingin terbukti benar. pada tahun itu terjadi musim dingin terberat dalam beberapa masa, akibatnya Timur dan pasukannya terjebak dalam sebuah cuaca ekstrim yang jarang terjadi.

Dalam kondisi yang demikian keras, Timur yang sudah tua jatuh sakit. setelah sekian lama mencoba berbagai macam cara akhirnya para dokternya angkat tangan. sang penguasa dinyatakan meninggal dan jenazahnya diawetkan sebelum dibawa pulang ke Samarkand bersama dengan pasukannya. dinasti Ming pun terselamatkan dari perang setelah berkali-kali gagal membujuk Timur untuk mengakui dinastinya sebagai pengganti resmi dari dinasti Yuan.
the extend of Timurid empire
Kekuasaan Timurid secara administratif, pada kenyataannya kekuasannya jauh lebih besar

Sebelum berita kematian Timur sampai di china, Kaisar dinasti Ming begitu khawatir dengan prospek perang melawan Timurid sehingga memerintahkan untuk membuat armada laut terbesar sebagai persiapan perang. ia bermaksud untuk membuka diri dari isolasi kerajaan-kerajaan Mongol di utara dan barat kekaisaran. cara satu-satunya adalah dengan memanfaatkan jalur laut dan mengajak bangsa lain untuk bertempur melawan Timur.

Karena itu Laksamana Cheng Ho diutus untuk mencari bala bantuan atau tempat pelarian apabila perang dengan Timur berakhir buruk bagi kekaisaran. hal inilah yang menjadi alasan utama dari pembentukan armada laut Ming yang terkenal. namun sebelum sempat digunakan ternyata Timur lebih dulu meninggal sehingga ancaman Timurid hilang sudah. akibatnya armada laut Ming dialihtugaskan untuk menyebarkan pengaruh kekaisaran.

Setelah kematiannya ternyata sosok Timur masih menyimpan banyak cerita. dipercaya sang penguasa besar ini sempat menghantui area makamnya dan meraung-raung di waktu malam. beberapa waktu berlalu sampai seorang pengurus memberanikan diri melaporkan hal aneh tersebut kepada seorang keturunan Timur yang berkuasa. ia lantas memerintahkan tetua agama untuk melakukan penyelidikan dan mencari solusinya agar terhindar dari masalah lanjutan.
Karya seni peninggalan Timurid di Samarkand yang sudah dipugar sesuai kondisi aslinya

Ternyata sang penguasa besar merasa galau karena belum membebaskan para pengrajin yang berada di Samarkand sehingga mereka tidak bisa menghasilkan karya seni indah lainnya. bukan soal perang, warisan ataupun hal lainnya tetapi karena urusan karya seni semata. memang penerus dinasti Timurid begitu sibuk dengan banyak hal lainya sehingga tidak memperhatikan proyek pembangunan yang biasa dijalankan oleh Timur.

Hal tersebut menyebabkan ribuan bahkan belasan ribu pengrajin terbaik di seantero asia tengah dibiarkan menganggur begitu saja. mereka tidak diberikan pekerjaan dan tidak bisa bekerja untuk orang lain karena terikat dengan kerajaan Timurid. setelah mendengarkan pendapat tetua agama maka para pengrajin tersebut dibebaskan oleh penguasa kota. dikisahkan tidak lama setelahnya kompleks makam Timur menjadi tenang.

Bahkan dari alam kematian, sang penguasa besar begitu menghargai karya seni sehingga merasa terusik ketika para pengrajin miliknya tidak bisa lagi berkarya selepas kematiannya. mendengar hal ini mungkin ada benarnya sebuah klaim yang menyebutkan bahwa salah satu motivasi dari Timur untuk berperang adalah untuk menguasai karya-karya seni terkenal yang dimiliki oleh penguasa lainnya, karena ia tidak kuasa untuk tidak menikmatinya di waktu luangnya.

The Byzantine palace gates of the Ottoman capital of Brusa were carried off to Samarkand, where they were much admired by Clavijo. Ibn Khaldun, who met him outside Damascus in 1401 wrote:

"This king Timur is one of the greatest and mightiest kings...he is hightly intelligent and very perspicacious, addicted to debate and argument about what he knows and also about what he does not know!"

Ikuti juga artikel : Jalannya Pertempuran Ankara, Terbesar di Abad Pertengahan


Sultan Bayezid Yildirim Ottoman, Penguasa Anatolia dan Balkan Sultan Bayezid Yildirim Ottoman, Penguasa Anatolia dan Balkan Reviewed by pkn4all on Juni 11, 2016 Rating: 5
ads 728x90 B
Diberdayakan oleh Blogger.